You are here
NASA Deteksi 1.700 Asteroid Ancam Bumi Internasional 

NASA Deteksi 1.700 Asteroid Ancam Bumi

topmetro.news – NASA dikabarkan mendeteksi lebih dari 1.700 asteroid berbahaya yang berpotensi menuju Bumi. Terkait asteroid ancam Bumi itu, kini lembaga antariksa tersebut membuat program baru untuk membantu ilmuwan mendeteksinya.

Indikasi potensi bencana ini dengan meneliti benda-benda luar angkasa atau asteroid yang akan menuju ke Bumi, sebagaimana dikutip dari Newsy, belum lama ini.

Kendati demikian, lembaga antariksa membuat program yang akan terhubung dengan perangkat komputer disebut Scout. Fungsinya untuk mengingatkan para peneliti sebelum asteroid datang menuju Bumi. Sistem kerjanya, dengan memberitahukan NASA jika ada ada asteroid.

Alat program ini melakukan analisis rincian dan menetapkan benda langit menuju Bumi, di mana tercatat ada asteroid yang berjarak sekira 310.000 mil dari Bumi.

Sebagaimana diketahui, NASA telah mendeteksi asteroid berbahaya sejak 2002 lalu , dengan program yang berbeda, tetapi kini mereka kembali menemukan asteroid kecil melalui Scout.

Pada waktu itu, NASA telah menangkap beberapa benda langit melalui teleskop di planet ini untuk memindai benda-benda langit pada malam hari dan menemukan ada lima benda langit yang jatuh setiap malam.

Bentuk Kantor Baru

NASA juga mengumumkan pembuatan kantor baru untuk mengawasi asteroid ancam Bumi. Juga untuk benda berbahaya lain, yang berpotensi mendekati Bumi. Kantor baru akan menjadi bagian NASA Planetary Science Division.

Planetary Defense Coordination Office memiliki wewenang untuk mengeluarkan peringatan benda berbahaya yang mendekati Bumi. NASA memiliki beberapa proyek, yang betugas mendeteksi Near Earth Object (NEO).

NASA Jet Propulsion Laboratory Near Object Program memonitor asteroid dan komet. Program ini memiliki daftar terbaru dari potensi ancaman ke Bumi berbadasarkan pada sistem monitoring Sentry.

Jaringan radio teleskop di seluruh Amerika Serikat dan infrared teleskop luar angkasa NEOWISE, juga membantu dalam pelacakan dan pengamatan benda-benda itu. Selain itu, Planetary Defense Coordination Office akan mengelola beragam upaya NASA untuk mendeteksi NEO.

“Pembentukan Planetary Defense Coordination Office membuat lebih jelas, NASA berkomitmen untuk melakukan peran kepemimpinan nasional dan internasional dalam upaya mendeteksi dampak bahaya alam,”kata Lindley Johnson, Planetary Defense Officer, sebagaimana dilaporkan Mashable.

Bila ada ancaman nyata ke Bumi, Planetary Defense Coordination Office akan mengkoordinasikan upaya-upaya dengan Federal Emergency Management Agency untuk mempersiapkan tanggapan. Usai asteroid dan komet pertama dideteksi NASA, presisi orbit akan diperkirakan untuk objek ini. (TM-RED)

sukmber: okezone.com

207 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment