#

Serda Ginting Nangis Minta Keadilan di Depan Polres

nangis minta keadilan
Advertisement

TOPMETRO.NEWS – Nangis minta keadilan. Begitulah suara isak tangis dan teriakan salah satu prajurit TNI di depan kantor Polisi seolah mengiris hati masyarakat kita. Tangisan itulah suara hati Serda Lily Muhammad Ginting.

Dia memohon atensi dari para petinggi TNI untuk mendapatkan keadilan bagi sang putra, Teguh Syahputra Ginting (20). Sang buah hati diketahui mengalami kecelakaan kerja hingga membuat lengan kirinya putus.

Tak kunjung mendapatkan kejelasan hukum bagi sang putra, publik pun lantas membanjiri video viral itu dengan doa.
Selain itu, warganet juga terlihat ramai menyebutkan akun sang pengacara kondang Hotman Paris.

Sembari menahan isak tangis, suara Serda Lily pun justru terdengar lantang memecah kesepian di depan kantor Mapolres Pematangsiantar, Senin (11/1/2021).

Saat itu, Serda Lily terlihat menahan haru saat menyingsingkan lengan sang putra tercinta yang telah putus.

Rupanya, sang putra yang mengalami nasib pilu itu tak kunjung mendapatkan keadilan dan kejelasan hukum usai kasusnya telah diproses selama lebih dari 8 bulan.

“Tolong saya, bapak. Saya ingin menuntut keadilan yang terjadi pada anak saya, bapak. Ini tangannya putus. Tolong, tolong kami, Bapak. Tolong kami, Bapak. Bapak pimpinan TNI, tolong kami bapak[..] Sudah 8 bulan belum ada tindak lanjutnya, bapak,” ujarnya seraya menahan tangis seperti dalam video yang diunggah pada akun Instagram @tnilovers18.

Melihat aksi pilu sang prajurit yang masih lengkap mengenakan seragam dinas, sontak saja publik merasa iba.

Dirinya pun banjir doa dan dukungan yang lantas diselipkan oleh warganet bagi Serda Lily dan sang putra, Teguh untuk segera mendapatkan keadilan dan kejelasan hukum.

“Kawal terus, jangan kasih kendor,” tulis akun @popowibisono yang merasa prihatin karena seorang serdadu terlihat nangis minta keadilan.

“Semoga cepat diproses oleh pihak berwajib dan cpt mendapatkan keadilan yg seadil-adilnya buat adeknya,” kata akun @ela.purnomo

“Semoga cepat didengar. Amin,” tulis akun @abdmalik21.

“Semoga segera menemukan titik temu dan mendapatkan keadilan. Yang sabar dan kuat ndan. Tahu banget perasaan seorang Bapak,” doa akun @ary_arsya_zain.

Tak hanya ramai memanjatkan doa, publik pun juga ramai menyebut akun Instagram sang kuasa hukum ternama, Hotman Paris. Tak sedikit yang seolah meminta tolong kepada pria berdarah Batak tersebut untuk turut andil membereskan kasus hukum Teguh dan PT Agung Beton.

“Bantu up untuk om @hotmanparisofficial. Semoga dapat dilihat postingan ini,” tulis akun @serdadufrezjak25.

“Om @hotmanparisofficial, tolong dibantu om,” komentar akun @arryanna.ra.

“@hotmanparisofficial, bantu om,” kata akun @tirjhul.

“@hotmanparisofficial,” tulis akun @reihanputray.

“@hotmanparisofficial tolong pak,” kata akun @muhammad_arif565.

nangis minta keadilan2

Datangi Mapolres Pematangsiantar

Kedatangan Serda Lily ke Mapolres Pematangsiantar pada Senin silam tak lain untuk mendampingi Teguh yang hendak memenuhi panggilan. Pihak kepolisian diketahui akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap berkas kasus yang menyeret Teguh dan PT Agung Beton.

“Kedatangan Serda Lily ke Mapolres Pematangsiantar adalah untuk mendampingi putranya yang dipanggil untuk pemeriksaan lanjutan,” dikutip dari akun Instagram @tnilovers18.

Kuasa Hukum Serda Lily Kecewa

Kuasa hukum Teguh, Dedi Faisal mengutarakan kekecewaannya mengenai kasus yang mengakibatkan kerugian pada sang putra Serda Lily.

Menurutnya, kasus hukum itu sudah semakin jelas namun Teguh tak jua mendapatkan kejelasan.

Dedi semakin heran, sebab pihak kepolisian dinilai tak segera menyelesaikan kasus tersebut.

Dia merasa janggal lantaran pemeriksaan lanjutan yang dijalankan Teguh pada hari itu.

“Sebelumnya, di Polres Pematangsiantar sudah dilaksanakan gelar perkara. Yang menjadi pertanyaan, ini gelar perkara apa lagi? Karena sebelumnya saat tersangka, sudah ada gelar perkara.”

TOPIK SERUPA | Aktivis Lingkungan Hidup Danau Toba Meminta Keadilan ke Presiden

Seperti diberitakan topmetro.news sebelumnya setelah mengalami perjalanan panjang dalam upaya mencari keadilan atas kasus yang menimpa dirinya, akhirnya Sebastian Hutabarat (50 tahun), yang dikenal sebagai aktivis lingkungan dari Yayasan Pencinta Danau Toba, membuat surat kepada Presiden Jokowi.

Sebastian bersama istrinya mengantar sendiri surat tersebut ke Kementrian Sekretaris Negara Jalan Veteran Jakarta, Kamis (5/11/2020).

Dalam suratnya itu, Sebastian menjelaskan alasannya yang sangat tertekan karena sudah lima kali menerima surat panggilan Kejari Samosir.
Pada 6 Mei 2020 lalu, Sebastian menerima surat panggilan terpidana dari Kejari Samosir tertanggal 28 April 2020. Isinya meminta Sebastian menghadap Kejari Samosir pada 5 Mei 2020, keperluan pelaksanaan putusan Pengadilan Tinggi Medan No. 167/Pid.Sus/2020/PT.MDN.

reporter | jeremitaran

sumber/foto | merdeka

Advertisement

Related posts

Leave a Comment