Ternak Ayam Kocin dan Arjuna, Timbulkan Bau Mengganggu Penciuman Warga

Advertisement

TOPMETRO.NEWS – Bau busuk dihirup warga Kelurahan Paya Mabar, Kecamatan Stabat Baru, Kabupaten Langkat, setiap hari nya berdampak buruk bagi warga yang berdekatan langsung dengan lokasi ternak ayam dimiliki dua pengusaha Kocin luas lahan 7 hektar dengan ternak ayam eropa puluhan ribu ekor berpenghasilan telur setiap harinya sesuai jumlah ayam,sedangkan ternak milik Arjuna dengan lahan 2 hektar yang jaraknya tidak berjauhan dengan Kocin, ternak ayamnya juga mencapai ribuan ekor sangat mengganggu penciuman,” sebut Warga Tongat kepada Wartawan Minggu (5/3).

“Tongat juga mengatakan akibat ternak ayam yang dimiliki kedua pengusaha, akan berdampak buruk kepada warga, apa lagi lokasi ternak ayam dimiliki dua pengusaha diareal padat penduduk, dan ternak ayam Kocin dari tahun 1995 sampai saat ini tahun 2017 sedangkan ternak milik Arjuna di bangun hitungan kurang lebih tiga tahun, bisa dibayangkan bila warga disini ada yang baru lahir kedunia sudah menghirup udara yang baunya tidak sedap.

Bukan itu saja seperti lalat hijau di areal pemukiman warga sudah bertahun-tahun dianggap biasa dan untuk mengatasi lalat tersebut saya sudah membeli Lem kertas lalat dengan biaya Rp 1 juta,” katanya.

Ketika Wartawaan mendatangi lokasi ternak dimiliki dua pengusaha terlihat lokasi ternak di pagar dengan batu dan pintu pagar terbuat dari besi, saat pintu pagar di ketuk wartawan pihak pengusaha sama sekali tidak mau membuka pintu.

Saat di konfirmasi melalui Via ponsel Kepala Dinas Badan Lingkungan Hidup Iskandar Tarigan melalui Kabid pencemaran Yasir, mengatakan untuk masalah polusi udara yang diakibatkan ternak ayam dimiliki pengusaha Kocin dan Arjuna kami dari BLH Langkat akan segera memanggi pengusaha,” sebutnya. (TMN/L1)

Advertisement

Related posts

Leave a Comment