Sengketa Lahan SMAN 1 Panyabungan, PN Madina Tolak Gugatan Pemohon

Pengadilan Negeri Mandailing Natal (PN Madina) dengan Nomor: 5/Pdt.G/2022/PN Mdi dan telah inkrach yang jatuh pada Kamis (12/01/23) lalu, kembali menolak gugatan atas pertapakan SMAN 1 Panyabungan.

topmetro.news – Pengadilan Negeri Mandailing Natal (PN Madina) dengan Nomor: 5/Pdt.G/2022/PN Mdi dan telah inkrach yang jatuh pada Kamis (12/01/23) lalu, kembali menolak gugatan atas pertapakan SMAN 1 Panyabungan.

Demikian penjelasan Kepala SMAN 1 Panyabungan M Nuh (foto), kepada topmetro.news, menjawab konfirmasi, terkait sudah sejauhmana proses hukum gugatan tersebut, Senin (16/1/2023).

Nuh mengungkapkan bahwa pihaknya mendapat informasi yang sampai kepada mereka. Dan gugatan tentang pertapakan SMAN 1 Panyabungan milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ini telah berkekuatan hukum tetap.

“Dengan keluarnya putusan ini, spanduk terpajang di halaman sekolah SMAN 1 Panyabungan yang mengklaim bahwa partapakan sekolah tersebut merupakan tanah milik Malim Suten Lubis/Mardiah Nasution dengan menunjukkan surat jual beli tanggal 28 September 1928, kini telah dipatahkan PN Madina secara keseluruhannya,” ujarnya.

Dan Nuh juga menegaskan bahwa perjuangan telah selesai. “Di mana selama ini kita risih bila melihat plank merek tersebut. Keputusan PN Madina ini telah inkrach dan mempunyai keputusan hukum tetap,” katanya.

“Sekolah SMAN 1 Panyabungan mengucapkan terimakasih pada semua element dan Biro Hukum Setda bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumut. Yang telah mendukung dan mengawal selama proses hukum ini berlangsung selama lima bulan di pengadilan,” lanjut M Nuh.

“Dan tak lupa juga saya ucapkan terima kasih kepada Pasmada dan alumni SMAN 1 Panyabungan. Yang telah mendukung sepenuhnya proses persidangan ini sampai akhi,” pungkasnya mengakhiri.

reporter | Jeffry Barata Lubis

Related posts

Leave a Comment