Rudiyanto Terima Pengaduan Warga Ditolak Puskesmas Jalan Saudara Berobat

Advertisement

topmetro.news – Sejumlah warga di Jalan Sakti Lubis, Medan Kota mengeluhkan tindakan petugas Puskesmas di Jalan Saudara, Medan Kota yang menolak warga untuk berobat menggunakan program Universal Health Coverage (UHC) dengan alasan harus memiliki dulu kartu BPJS.

Anggota DPRD Medan, Rudiyanto Simangunsong mengatakan pada Senin (27/11), karena sudah sangat meresahkan. Program berobat gratis menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP), berbeda dengan kenyataan di lapangan.

“Kita mendapat laporan dari warga, mereka yang akan berobat menggunakan KTP ke Puskesmas tersebut tidak diterima. Petugas malah menanyakan kartu BPJS warga.

Beberapa warga yang tidak memiliki kartu BPJS, terpaksa harus pulang dengan tangan hampa,” ungkap Rudiyanto.

Terkait persoalan ini, pihaknya akan segera melakukan tindaklanjut. Persoalan ini harus selesai dan tidak boleh menjadi persoalan yang hari ke hari akan menyulitkan warga.

“Ini juga sekalian mengingatkan kepada Dinas Kesehatan dan Pemko Medan secara keseluruhan agar segera merespon persoalan ini,” tegasnya.

Sementara itu, Tini, Sri dan Rina warga di Jalan Sakti Lubis mengakui bahwa mereka mengalami penolakan dari Puskesmas karena tidak memiliki BPJS.

“Saat kami akan berobat dan datang ke puskesmas, pihak Puskesmas malah mempertanyakan kami soal kartu BPJS. Warga yang tidak memiliki BPJS, terpaksa pulang,” imbuh Tini.

Warga juga mengaku heran, program berobat gratis menggunakan KTP yang diprogramkan Walikota Medan ternyata berbeda di lapangan. “Ya kita heran saja kenyataannya berbeda di lapangan,” imbuhnya.

Ia mengakui  banyak warga yang belum memiliki kartu BPJS mengaku senang dengan program berobat gratis ini, namun warga malah kebingungan ketika berhadapan dengan petugas di lapangan.

“Mereka bertanya lagi soal kartu BPJS, kemudian kita di suruh pulang,” timpalnya.

reporter | Thamrin Samosir

Advertisement

Related posts

Leave a Comment