Razia Truk Over Load, Kadishub Langkat: Kita Terus Razia Rutin, Tak Ada Tebang Pilih

Advertisement

topmetro.news – Banyaknya ruas jalan protokol, jalan provinsi dan jalan nasional di wilayah Kabupaten Langkat yang rusak akibat banyaknya truk ODOL (Over Dimension Over Loading) ataupun yang melebihi kapasitas tonase membuat Kepala Dishub (Dinas Perhubungan) Kabupaten Langkat berang.

Rusaknya beberapa ruas jalan tersebut kerap membahayakan dan sering mengakibatkan kecelakaan bagi pengendara sepeda motor.

Jelas saja hal ini membuat Kadis Perhubungan Kabupaten Langkat Arie Ramadhany SIP MSP berang dan mulai sering melakukan razia rutin terhadap truk ODOL.

Sebelumnya pada Senin (27/11/2023) sekira pukul 09.30 WIB Dinas Perhubungan melakukan razia resmi menggunakan plang bersama aparat Sat Lantas Polres Langkat di Terminal Kecamatan Selesai. Dalam razia itu membuahkan hasil dan menjaring sedikitnya 14 truk ODOL. Namun dalam giat tersebut terlihat beberapa sopir truk menghindari razia, bahkan ada yang menunggu selesainya razia, serta banyak yang memilih putar balik.

Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (28/11/2023) sekira pukul 10.00 WIB Arie Ramadhany mengatakan, bahwa kedepan pihaknya akan terus melakukan razia rutin terhadap truk ODOL.

“Ya razia ini rutin kita lakukan, tanpa terkecuali dan tanpa tebang pilih. Hal ini untuk menjaga seluruh ruas jalan yang ada di Kabupaten Langkat. Karena dugaan kuat, truk Over Load yang menyebabkan jalan rusak,” tegasnya.

Arie menjelaskan bahwa dari operasi yang berlangsung kemarin, terdapat 14 pelanggar yang terjaring razia gabungan. Para pelanggar tersebut memang membawa surat-surat kendaraan lengkap, hanya saja beberapa surat terutama buku KIR rata-rata mati dan Over Load.

“Bagi pelanggar yang memodifikasi bak muatan truk nantinya KIR akan ditahan. Selanjutnya kami wajibkan para pelanggar untuk melaksanakan uji KIR atau melakukan standarisasi kembali. Para pengemudi truk ODOL tersebut bisa menyesuaikan kembali kendaraannya. Mulai dari bentuk dan jenis kendaraannya sesuai dengan aturan,” tandas Arie.

Terpisah, Abdul Azis Ketua Aktivis GEMPALA Kabupaten Langkat meminta agar Dinas Perhubungan Kabupaten Langkat terus melakukan razia di Kecamatan Selesei. Selain itu juga melakukan razia rutin di tiga kecamatan lainnya. Yakni Kecamatan Batang Serangan, Kecamatan Padang Tualang, Kecamatan Wampu, Secanggang dan Kecamatan Sawit Seberang.

Abdul Azis juga menambahkan, bahwa kondisi beberapa ruas jalan di kecamatan tersebut sangat memprihatinkan dan sangat membahayakan pengendara.

“Saya rasa Pak Kadishub pun tau kondisi jalan dan truk yang melintas di wilayah kecamatan ini. Kami tunggu kehadiran Dinas Perhubungan untuk melakukan razia di sana,” ujarnya.

Azis juga meminta agar Dinas Perhubungan Kabupaten Langkat mengaktifkan kembali portal pembatas.

“Akses jalan dari Pasar 6 menuju Kantor Camat Sawit Seberang, Sidodadi ke arah Desa Tanjung Putus. Kemudian pasar perbelanjaan Kelurahan Batang Serangan yang belum lama di aspal sudah rusak kembali. Begitu juga jalan di Secanggang, di Kecamatan Wampu Desa Pertumbukan sebahagian juga rusak,” ujarnya.

“Itu di Kecamatan Selesai tepatnya Perhiasan melintasi Polsek banyak truk yang melintas over tonase dari galian C diduga ilegal milik BB. Sementara di kecamatan lain ke arah perkebunan LNK juga banyak truk yang besar-besar melewati jalan Kabupaten. Dugaan kuat kami truk-truk tersebut melebihi muatan. Untuk apa pasang portal di simpang Pasar X Hinai, kalau truk-truk itu bisa lewat LNK,” ujarnya.

reporter | Rudy Hartono

Advertisement

Related posts

Leave a Comment