Pemkab Samosir Gelar Rapat Teknis Bahas Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

Pemkab Samosir menggelar Rapat Teknis Penajaman Rencana Aksi Tahunan (RAT) Percepatan Penurunan Angka Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Samosir Tahun 2024.
Advertisement

topmetro.news – Pemkab Samosir melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan dengan fasilitas USAID ERAT menggelar Rapat Teknis Penajaman Rencana Aksi Tahunan (RAT) Percepatan Penurunan Angka Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Samosir Tahun 2024.

Kegiatan berlangsung di Saulina Resort, Kelurahan Siogungogung, Pangururan, Rabu (6/12/2023).

Sejumlah OPD teknis hadir dalam kegiatan ini. Di antaranya Dinas Sosial PMD, Dinas Dikpora, Dinas Kesehatan, Dinas P3APPKB, Dinas Kopnakerindag, Dinas Ketapang dan Pertanian, Dinas Dukcapil, Dinas PUTR, serta BPS Samosir.

Adi MW Sinaga selaku Fasilitator USAID ERAT di Samosir mengatakan, ini merupakan pertemuan keenam kalinya di Samosir, sejak akhir 2022. Ia menjelaskan rapat teknis itu untuk mengevaluasi pencapaian implementasi konvergensi program penanggulangan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem pada tahun berjalan, sesuai dengan data kemiskinan ‘by name by address’. Juga untuk memperbaiki dan mempertajam kualitas sasaran konvergensi program.

Adi berharap melalui rapat ini akan teridentifikasi capaian dan hambatan pelaksanaan program. Serta tersedianya dokumen Rencana Aksi Tahunan (RAT) Tahun 2024 sebagai dokumen perencanaan yang lebih aplikatif dalam percepatan penurunan angka kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem di Samosir.

Kerjasama

Sementara itu, Provincial Coordinator USAID ERAT Provsu Harry Masyarafah menyampaikan, USAID ERAT akan terus bekerjasama dengan pemerintah untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Dalam pertemuan ini akan ada evaluasi terkait program dan kegiatan yang sudah berjalan pada tahun lalu. Serta apa-apa saja upaya yang perlu ditingkatkan untuk tahun mendatang. “Tujuan kita bagaimana angka kemiskinan di Kabupaten Samosir bisa turun. Dan kemiskinan ekstremitas bisa berada di angka 0 persen pada tahun 2024,” ujar Harry.

Lebih lanjut, Harry berharap semua program pengentasan kemiskinan dapat menyasar langsung kepada penerima manfaat. Yakni, yang benar-benar berada pada zona kemiskinan ekstrem. Oleh karena itu juga, hasil dari rapat ini nantinya betul-betul dioperasionalkan dalam penganggaran APBD 2024.

Saat membuka acara, Kepala Bapedalitbang melalui Kabid Sosbud Magdawati Arimbi Sinaga dalam sambutannya menyampaikan, sesuai Inpres Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan ekstrem mendekati angka 0 persen pada tahun 2024.

Data dari BPS menyebutkan bahwa angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Samosir pada tahun 2022 adalah sebesar 2,09 persen. “Cukup berat memang untuk mencapai target 0 persen. Namun kita akan berupaya semaksimal mungkin, dengan perlakuan konvergensi program di penganggaran,” katanya.

Harapnya, tentu konvergensi program dan anggaran ini fokus pada lokus yang memiliki angka kemiskinan ekstrem yang tinggi.

Sesuai jadwal, kegiatan rapat teknis ini berlangsung selama dua hari, tanggal 6-7 Desember 2023, dengan berbagai rangkaian kegiatan. Yakni, Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja Tahun 2022-2023. Pemetaan Kegiatan Strategis Penangulangan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Penajaman Matriks RAT dan Kegiatan Prioritas Tahun 2024. Serta pada hari terakhir akan ada penandatangan berita acara kesepakatan Program Penanggulangan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2024 Berbasis Lokasi Prioritas.

sumber | RELIS

Advertisement

Related posts

Leave a Comment