Muhammad Rafik Minta Dugaan Pungli di HUT ke-17 Batubara Diusut Tuntas

Advertisement

topmetro.news – Dugaan adanya praktek pungli (pungutan liar) pada acara Semarak HUT ke-17 Kabupaten Batubara tahun ini jadi sorotan. Video pada akun YouTube Batara News, terlihat jelas pengakuan para pedagang menyebutkan nilai kutipan berpariasi rata rata di atas nominal Rp1 juta.

Namun sayangnya, ketika awak media mencoba mengkonfirmasi ke Kaban Kesbang sekaligus Panitia dan PPA, Azwar, belum ada jawaban. Baik panggilan telepon hingga pesan WhatsApp (WA) yang wartawan kirimkan, sama sekali tidak ada respon.

Kemudian demi mendapatkan informasi, wartawan lantas melakukan konfirmasi ke pengelola acara alias event organizer (EO), Andre Wayang. Namun pria ini juga terkesan menghindar.

“Kami jangan diganggu dulu. Nanti aja sehabis acara,” sebut seorang wanita yang mengaku, bahwa HP pribadi Andre ada padanya, karena yang bersangkutan masih di toilet.

Usut Tuntas

Kabar tersebut pun jadi sorotan Dewan Penasehat Papera (Pejuang Pedagang Pasar Indonesia Raya), Muhammad Rafik. “Sangat menyangkan hal yang terjadi. Kalau itu benar, sangat lah memalukan. Dan itu harus diusut tuntas, siapa oknum yang diduga melakukan kutipan tersebut,” sebut politisi senior Partai Gerindra ini, Sabtu (9/12/2023).

Rafik menyebut, anggaran untuk HUT Batubara dari APBD cukup besar. “Ini harus kita pertanyakan. Seharusnya ajang HUT Batubara adalah momentum bagi para pelaku UMKM yang ada di Batubara untuk membantu ekonomi masyarakat,” tutupnya.

Sebagai informasi, perhelatan akbar HUT ke-17 Kabupaten Batubara 2023 berlangsung dengan sangat istimewa. Even ini menjadi kado istimewa Bupati Ir H Zahir MAP bagi warga. Sekaligus masa berakhirnya jabatannya sebagai bupati pada akhir Desember nanti.

Selain dipusatkan di kantor bupati baru, even ini digelar sangat berbeda. Hampir puluhan stand tersedia untuk OPD, BUMN, BUMD, swasta, hingga pelaku UMKM lokal.

Bupati sekaligus politisi PDI Perjuangan tersebut berharap, HUT itu jadi momentum sekaligus ajang membangkitkan UMKM lokal ke khalayak ramai.

Namun sayang, di penghujung acara, beredar kabar dugaan pungutan luar terhadap stand-stand yang berjajar terswebut. Sontak kabar ini pun menjadi bahan perbincangan publik.

sumber | RELIS

Advertisement

Related posts

Leave a Comment