Dituduh Pencucian Uang, Raffi Ahmad Menantang Bilang Begini

raffi ahmad

TOPMETRO.NEWS – Diterpa isu skandal pencucian uang, selebriti Indonesia Raffi Ahmad membantah. Tudingan dan tuduhan itu datang dari lembaga National Corruption Watch (NCW) yang menuduh artis papan atas itu telah terlibat dalam kasus tersebut.

Tak pelak lagi, Raffi Ahmad pun membantah bahwa dirinya ada melakukan tindak pencucian uang seperti yang dituduhkan.

Dari catatan TOPMETRO.NEWS sebenarnya Raffi Ahmad sudah lama mendapat tudingan itu, namun setahu bagaimana, hal itu pun seolah senyap begitu saja.

Seperti disiarkan TOPMETRO.NEWS dari antaranews pada Senin 5 Februari 2024.

“Saya ingin mengklarifikasi bahwa hal itu (tindak pidana pencucian uang) tidak benar,” kata Raffi Ahmad saat memberi keterangan kepada pers di Jakarta, Senin 5 Februari 2024.

Menurut dia, klarifikasi kali ini untuk mempertegas dan memberikan keyakinan kepada masyarakat serta klien yang mempertanyakan terkait isu tindak pidana pencucian uang tersebut.

“Kalau berita yang menyesatkan janganlah. Tapi memang tidak ini benar,” tuturnya.

Suami Nagita Slavina ini menambahkan klarifikasi ini untuk menjaga kredibilitas dirinya dan perusahaan yang sedang dibangun, agar dapat berjalan lancar.

Raffi Ahmad menuturkan bahwa semua yang dituduhkan NCW soal pencucian uang sama sekali tidak berdasar, dan jika memang memiliki bukti silakan adukan ke pihak berwajib.

“Saya dituduh pencucian uang, membuka kasino, judi online, itu semua tidak benar,” tangkis Raffi Ahmad.

Ia menambahkan semua yang dihasilkan selama ini merupakan hasil kerja keras selama 25 tahun menjadi artis. Selain artis penghasilannya, menurut dia ditambah beberapa tahun ini dia mendirikan sejumlah perusahaan.

“Saya kerja dari usia 13 tahun. Sampai detik ini uangnya ditabung. Dan dalam enam tahun terakhir mendirikan perusahaan,” ujarnya.

Sekadar diketahui, Hanifa Sutrisna selaku Ketua NCW mengatakan selebriti Raffi Ahmad memiliki puluhan rekening yang digunakan untuk menerima aliran dana pencucian uang dari terduga koruptor dan terdakwa.

“Kami meminta KPK RI, Jaksa Agung, Bareskrim Polri untuk memeriksa aliran uang Raffi Ahmad yang diduga terkait pencucian uang itu,” kata Hanifa.

BACA PULA | Polsek Medan Baru Amankan Pelaku Pungli

Personel Rekskrim Polsek Medan Baru mengamankan salah satu pelaku pengutipan liar. Pelaku melakukan pengutipan terhadap mobil yang sedang loading muat Rp50 ribu.

Pria itu bernama Enduras Zamili (33) dan diduga telah melakukan pengutipan terhadap pekerja showroom mobil yang sedang melakukan muatan.
Pelaku merupakan warga Jalan Pepaya Kelurahan Silakan Kecamatan Medan Barat.

Menurut informasi, kejadian tersebut terjadi, Senin (29/1/2024) lalu di Jalan S Parman, Kelurahan Petisah Tengah.

Hal ini sebelumnya viral di sosial media, yang memperlihatkan pelaku meminta uang Rp50 ribu kepada seorang pekerja showroom mobil saat hendak menaikkan mobil ke atas towing (mobil penderek).

Kapolsek Medan Baru Kompol Yayang Pratama membenarkan kejadian. Ia mengatakan pihaknya pertama kali mengetahui adanya dua pelaku yang minta uang SPSI kepada dua sales atau pekerja Showroom Mobil Arista Medan.

“Pertama kali hal ini kami ketahui dari unggahan di sosial media, bahwa ada dua orang yang memintai uang semacam SPSI ke pekerja showroom. Uang sebesar 50 ribu dimintanya. Berdebatlah mereka. Hal itu terjadi saat pekerja showroom ini mau menaikan mobil ke towing” ujarnya, Minggu (4/2/2024).

Yayang mengatakan Enduras tidak menjadi satu-satunya pelaku. Melainkan ada satu lagi pelaku lainnya berinisial MT yang saat ini masih mereka cari.

“Enduras berhasil diamankan di Jalan Rotan, Kelurahan Petisah Tengah. Kini masih kita lakukan pemeriksaan. Sementara yang satu lagi masih kita lakukan pencarian,” ujarnya.***

reporter | dpsilalahi

Related posts

Leave a Comment