39 Siswa SMAN 1 Delitua Lulus Jalur SNBP

Sebanyak 39 dari 378 siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Deli Tua lulus jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang ada di Indonesia.

topmetro.news – Sebanyak 39 dari 378 siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Delitua lulus jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) yang ada di Indonesia.

Tidak tanggung-tanggung. Siswa SMAN 1 ini ada yang lulus di Universitas Tarakan Kalimantan Utara.

“Tahun ini persentase meningkat tetapi siswa yang lulus SNBP menurun. Karena tahun lalu, 46 siswanya lulus melalui jalur prestasi,” ujar Kepala SMAN 1 Delitua Tohom Paha Mei Banjarnahor SPd MSi kepada wartawan, Senin (15/4/2024), di ruang kerjanya.

Tohom pun merincikan, dari 39 siswa yang lolos PTN tersebut, di antaranya tiga lolos ke Universitas Sumatera Utara (USU). Kemudian, 13 lolos ke Universita Negeri Medan (Unimed), enam ke Universitas Negeri Sumatera Utara (Uinsu). Selanjutnya, Polmed enam siswa, Universitas Syah Kuala satu siswa, dan satu keMalikul Saleh. Serta seorang lolos ke Tarakan Kalimantan Utara.

Lelaki lulusan S2 USU ini mengaku, berbagai cara dilakukan agar siswa didiknya banyak yang lulus di PTN dari jalur SNBP. “Berbagai upaya kami lakukan. Seperti mengikuti diklat guru-guru agar serius meningkatkan pelajaran. Sehingga anak-anak bisa siap dan lulus,” ujarnya.

Tohom pun menjelaskan, saat ini guru harus terus berkembang mengikuti perkembangan teknologi. Materi pelajaran juga harus sesuai dengan kurikulum, agar bisa mempersiapkan siswa/i bersaing dalam SNBP.

“Kami juga melakukan kerjasama dengan beberapa bimbel. Dan mengadakan bimbingan belajar kepada anak-anak yang mau kuliah,” tegasnya.

Motivasi

Tidak sampai di situ. Tohom juga terus memotivasi siswa kelas XII yang tidak mau kuliah agar berminat kuliah. Memberikan penyuluhan advokasi agar siswa yang tamat dari SMAN 1 Delitua memiliki informasi. Walaupun tidak kuliah tetapi bisa bekerja tanpa tergantung kepada orangtua.

“Kami terus menempah siswa dengan sistem ekonomi. Di mana kami terus memberi pemaham cara berdagang dan semacamnya. Niat baik jika tidak dikomunikasikan dengan baik tidak akan tersampaikan dengan baik, dan sebaliknya jika niat baik dikomunikasikan dengan baik akan tersampaikan dengan baik juga,” harapnya.

penulis | Erris JN

Related posts

Leave a Comment