Benarkah? Ahok-Djarot Baru Bisa Kalahkan Anies-Sandi Jika …

Advertisement

 

TOPMETRO.NEWS – Pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat akan keluar sebagai pemenang mengalahkan rivalnya Anies Baswedan-Sandiaga Uno apabila koalisi Poros Cikeas (Demokrat, PAN, PKB, dan PPP) selaku pendukung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, pecah di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.

Setidaknya begitu analisa peneliti senior Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo .

Kalaupun pecah, menurutnya seperti diwartakan RMOL sesaat lalu, akan banyak spekulasi yang muncul. Meski, memang para parpol yang tergabung di Poros Cikeas memiliki bargaining politik yang tinggi di putaran kedua.

Menurut dia, apabila koalisi poros Cikeas terpecah masih sulit untuk memprediksi kemana aliran suara pemilih

Walau begitu, melihat tipisnya perolehan suara di putaran pertama, prediksi Karyono, Ahok-Djarot bakal mengalahkan Anies-Sandi apabila ada partai Islam dari poros Cikeas yang memberikan dukungan.

“PKB itu paling mungkin ke Ahok-Djarot, bisa juga PPP. Nah PAN dan Demokrat ke Anies-Sandi,” jelas Karyono.

Ahok dalam putaran pertama Pilkada DKI Jakarta didukung tiga partai. Mereka yakni, PDI Perjuangan, Golkar dan PPP.

Khusus untuk PPP, belum memiliki legitimasi karena masih berpolemik dan tersandung masalah keabsahan kepengurusan. PPP Romahurmuziy mendukung AHY-Sylvi, sementara PPP Djan Faridz mendukung Ahok-Djarot.

“Saya masih meyakini Ahok-Djarot unggul. Apalagi ada satu partai Islam yang memiliki legitimasi, seperti PKB memberikan dukungan.” (Rm)

 15 total views,  2 views today

Advertisement

Related posts

Leave a Comment