Oknum Satpol PP Diduga Mencekik Leher Pedagang Eks Terminal Sukadame Siantar

Advertisement

TOPMETRO.NEWS – Penertiban pedagang eks Terminal Sukadame diwarnai kericuhan. Satpol PP dibantu TNI melakukan penertiban pedagang eks Sukadame diwarnai kericuhan diduga salah seorang anggota oknum Satpol PP mencekik leher salah seorang pedagang, Kamis, (9/3/2017) sekitar jam 09:00 wib

Pedagang eks terminal yang berada ditenda darurat disediakan PD PAUS, melakukan perlawanan kepada Para petugas Satpol PP bersama 50 orang oknum TNI ketika melakukan penertiban terhadap kios dibawa tenda darurat yang disediakan PD PAUS.

Mereka (para pedagang) melakukan perlawanan karena belum ada kios yang sudah dibangun PD Paus yang peruntukannya untuk mereka. Menurut para pedagang, pihak PD Paus belum memberikan kios untuk ditempati mereka dan belum pernah Pihak PD Paus (Heroin Sinaga) langsung melakukan kesepakatan secara transparan.

Informasi dari para pedagang kericuhan bermula saat salah seorang pedagang melawan karena menolak barang dagangnya dibongkar paksa petugas Satpol PP. Kesempatan itu dilakukan petugas Satpol PP bernama VS(Vijay Saragih)  memukul dan menganiaya serta menonjok  wajah salah seorang pedagang bernama GS.

Menurut abang Korban Pak Sakti Siadari , Adeknya dianiaya salah seorang petugas Satpol PP.  ,”adekku GS berusaha mempertahankan dagangannya  tiba tiba salah seorang menonjok mulutnya diketahui bernama VS. Adekku dipukul mulutnya. Terus dikeroyok para petugas satpol PP yang juga dibantu aparat TNI. Adekku jadi bulan bulanan para petugas Satpol PP ,”ujar abangnya Sakti yang ikut mempertahankan dagangnya.

Bahkan salah seorang anak pedagang bernama ES mengalami korban. Korban ES dicekik salah seorang petugas satpol PP diketahui  bernama DB .

Di lokasi penertiban Pak Sinaga pedagang eks terminal kepada Top Metro mengakui anaknya dicekik satpol pp.

Menurut Pak Sinaga orang tua ES,” Anak ku dicekik lehernya sampai susah bernapas. Sekarang sudah kusuruh visum dan membuat laporan pengaduan ke polresta.”ujarnya

Sekitar Jam 13: 00 wib. Kedua korban membuat laporan pengaduan penganiayaan yang dilakukan oleh satpol PP. Menurut  Sakti abang korban GS. Pihak Polresta, Sejak dari jam 13:00 wib  sampai jam 17.00 sore masih memproses kedua korban.

Saat  Top Metro. hendak konfirmasi soal penganiayaan terhadap pedagang eks terminal  yang dilakukan anggota satpol PP saat melakukan penertiban hari ini. Julham Situmorang Kabid Satpol PP yang dihubungi   melalui telepon selulernya, tidak menjawab. Bahkan sampai dua kali dihubungi tidak juga menjawab panggilan  telepon . Dikonfirmasi melalui sms, soal adanya penganiayaan yang dilakukan petugas satpol terhadap pedagang eks terminal yang ditertibkan hari ini.

Julham membalas sms dari Top Metro, Ini jawaban sms Julham Situmorang Kabid Penertiban Perda.” Kita tidak ada melakukan penganiayaan,cuma mengamankan agar tidak terjadi yg tidak di inginkan.”(TMD/Hen)

 20 total views,  1 views today

Advertisement

Related posts

Leave a Comment