Ciuman Massal PNS di Nias? Ternyata Mereka…

Advertisement

TOPMETRO.NEWS – Kabar ciuman masal yang dilakoni pegawai negeri sipil (PNS) di Nias Selatan sempat menjadi buah bibir masyarakat. Namun, apakah benar kabar ciuman masal itu fakta dilakoni PNS di Indonesia? Apakah mereka sengaja mengesampingkan budaya tata krama hanya karena ingin meramaikan hari valentine?

Bupati Nias Selatan Hilarius Duha terkait berita yang masih hangat diperbincangkan itu mengaku, hal itu berawal dari pemberian bunga valentine day dari Bupati Nias Selatan, Hilarius Duha kepada pasangan suami-istri (pasutri) yang sehari-sehari bekerja sebagai PNS di lingkungan pemerintahan.

Dikatakan, usai apel pagi Selasa (14/4), bertepatan dengan valentine day, dirinya memberikan bunga sebagai surprise kepada sang isteri dan para pegawai Pemerintah Kabupaten Nias Selatan.

“Saya memberikan surprise berupa bunga kepada isteri saya sebagai ungkapan kasih sayang,” ujarnya sebagaimana dilaporkan JawaPos sesaat lalu.

Ketika itu, lanjut dia, sekira 20 pasutri pegawai Pemkab Nias Selatan yang mengikuti apel secara spontan menyampaikan ucapan hari kasih sayang kepada pasangannya masing-masing sembari melakukan cipika-cipiki.

“Jadi tidak benar bahwa pegawai Nias Selatan melakukan ciuman masal dalam konotasi negatif. Yang dilakukan hanya cipika-cipiki, masih dalam batas etika,” terangnya.

Dalam acara yang diberi judul ”Pasutri PNS terima Bunga Valentine Day dari Bupati Nias Selatan” itu, Duha didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Yustina Hilarius Duha bersama Plt Sekda Ikhtiar Duha dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Martina Ikhtiar Duha di Halaman Kantor Bupati Nias Selatan.

Bunga yang dibagikan Duha adalah hasil kerajinan tangan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nias Selatan dan bahannya terbuat dari barang-barang bekas yang telah diolah menjadi bunga dan hasilnya lebih cantik.

Melalui Perayaan valentine day pada tahun ini dia berharap semoga pasutri PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan semakin bahagia dan harmonis. (jp)

Advertisement

Related posts

Leave a Comment