Warga Malaysia Diminta Bersatu Hadapi Ancaman Korut

Advertisement

TOPMETRO.NEWS – Pemerintah Malaysia kembali mengeluarkan pernyataan, berkaitan dengan kasus pembunuhan Kim Jong-nam yang terjadi pada 13 Maret silam.

“Saya ingin meminta seluruh warga Malaysia, termasuk pemimpin pemerintahan dan oposisi, untuk bersatu dan memberikan dukungan kepada kami untuk mengatasi masalah ini,” ujar Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (10/3/2017).

Razak juga mengingatkan agar warga Malaysia tidak terpecah-belah, meskipun tengah menghadapi persoalan serius, khususnya pada saat-saat seperti ini.

“Malaysia selalu menjaga hubungan baik dengan semua negara. Meskipun begitu, ini tak berarti setiap orang bisa berlaku seenaknya, terlebih berlaku tanpa hormat di negara ini,” sambung Razak lagi.

Malaysia sendiri merupakan salah satu negara yang dikenal dekat dengan Korea Utara (Korut). Namun hubungan baik tersebut kian memburuk, usai insiden kematian Kim Jong-nam yang diracun di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).

Belum lama ini, Malaysia telah mengusir Duta Besar Korut dan menyegel gedung Kedutaan Besar (Kedubes) Korut di Kuala Lumpur. Aksi tersebut dibalas oleh Korut dengan menahan para warga Malaysia untuk keluar dari negara penganut Leninisme tersebut.

Sampai saat ini, Razak mengatakan bahwa pihaknya tengah menjalin negosiasi dengan Pyongyang, terkait pemulangan warga Malaysia yang terjebak di Kedubes Malasia di Korut.(TMN/kml)

Advertisement

Related posts

Leave a Comment