Kejari Segera Selidiki Temuan Penyimpangan Proyek PSDA Simalungun

Advertisement

TOPMETRO.NEWS – Terkait dengan adanya dugaan penyimpangan proyek PSDA Simalungun, yang membangun beberapa saluran irigasi diduga asal jadi mendapat sorotan dari pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Pidsus Kejari Simalungun, Rendra Y Pardede disela sela audensi dengan TOP METRO group TOPMETRO.NEWS di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

“Kita sangat berterima kasih dan apresiasi kepada teman-teman wartawan, yang telah mengekspos adanya dugaan penyimpangan pada penggunaan anggaran baik yang berasal dari APBN maupun APBD,” terang Rendra.

Pemberitaan tersebut dikatakan, cukup membantu Kejaksaan dalam mendapatkan bukti awal sehingga mempermudah pada proses tindak lanjut hingga memanggil pihak-pihak terkait untuk mendapatkan data-data seperti besaran anggaran, gambar, sumber dana dan waktu serta pengelolanya.

Sebenarnya bukan sekedar untuk menghukum maupun memenjarakan pelaku, namun investigasi di lapangan seharusnya lebih didasarkan terhadap pengawasan agar penggunaan anggaran lebih terukur dan berkualitas dengan meminimalisir penyimpangan.

Seperti halnya, dugaan penyimpangan pada tiga proyek PSDA Simalungun yang akhir-akhir ini muncul di media, yakni proyek swakelola di Nagori Mekar Bahalat Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, proyek di Nagori Saribu Asih Kecamatan Hatonduan dan proyek di Nagori Bandar Pulo Kecamatan Bandar.

Rendra Pardede mengatakan akan segera melaporkan ke Kajari agar pihaknya dapat segera melakukan penyelidikan lebih lanjut.(TMN/DVD)

Advertisement

Related posts

Leave a Comment