Walau Dibangun Tembok, Pedagang Masih Berjualan di Taman Bunga

Advertisement

TOPMETRO.NEWS – Hari kedua setelah bangunan tembok Taman Bunga (Lapangan Merdeka, red) dirampungkan, aktifitas pedagang masih terlihat berlangsung.

Pantauan wartawan,Senin (13/3), pedagang masih menggelar tikar dan menyediakan bangku serta meja untuk dipergunakan bagi pengunjung yang hendak menikmati kuliner di sana.

Pengunjung yang datang untuk bersantai ke lokasi juga terbilang banyak. Tak hanya berasal dari Siantar-Simalungun, banyak juga yang datang dari luar kota.

Fina (37), salah seorang pengunjung yang ditemui di lokasi mengaku bahwa ia memang sengaja datang ke Taman Bunga untuk bersantai dengan teman-temannya.

“Memang di sini asyik buat santai. Saya sengaja datang ke sini dan berkumpul bersama teman-teman,” katanya.

Wanita asal Kota Tebing Tinggi ini pun mengaku tidak mengetahui adanya larangan berjualan di kawasan Taman Bunga tersebut. “Kalau soal itu, kita tidak tahu. Jarang-jarang datang ke Siantar,” ujarnya.

Sementara itu Plt Kasatpol PP Kota Pematangsiantar Robert Samosir mengatakan, soal penertiban pedagang yang masih berjualan di Taman Bunga itu adalah wewenang Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Tarukim).

Namun begitu, pihaknya tetap akan menyampaikan peringatan kepada para pedagang.

“Pembangunan sudah selesai dilakukan dan kami baru menyampaikan surat pertama kepada pedagang. Minggu depan kita akan layangkan teguran kedua. Cuma, masalah itu di bawah urusan kerja Tarukim. Karena yang mengelola Taman Bunga saat ini adalah mereka. Tetapi kalau Tarukim tidak mampu melakukan pengawasan, maka kami akan turun dan mengambil alih pengawasannya,” ucapnya.

Ia juga mengharapkan agar petugas dari Dinas Tarukim bekerja di kawasan Taman Bunga. “Ya mereka harus kerja di sana. Termasuk menertibkan pedagang yang menggelar tikar dan kursi. Jadi jangan hanya mengelola Taman Bunga saja. Sama dengan yang lain (instansi lain-red) seperti perizinan, harus ada koordinasi dengan kami. Jangan nanti kita tertibkan, padahal belum ada tindakan Tarukim. Jadi kita tidak asal masuk,” sebut mantan Kadis Kebersihan ini.

Sebelumnya Kepala Dinas Tarukim Lukas Barus mengatakan, pihaknya kembali menembok pembatas antara tempat usaha pedagang dengan Taman Bunga.

“Intinya, sepanjang jalan itu akan dibuat cantik dengan menggunakan batu andesit. Pembatas jalan di tengah 8 meter, mulai dari ujung Jalan Merdeka sampai depan Siantar Hotel itu akan dipasang lampu cantik. Program ini bagian dari falisitas kepada pedagang dengan anggaran Rp650 juta dari APBD 2017,” katanya.(TMN)

Advertisement

Related posts

Leave a Comment