Demi Persalinan Istri, Suami Gelapkan Sepeda Motor

Advertisement

TOPMETRO.NEWS – Untuk biaya persalinan istri melahirkan (bersalin) yang tengah mengandung anak kedua, tersangka MIN (22) nekat menggelapkan dan menggadaikan sepeda motor (sepmor) milik teman ibunya, Asril (42) warga Jalan Amaliun Gang. Ciknoni, Kelurahan Kota Matsum IV, Kecamatan Medan Area, Minggu (12/3).

Informasi di kepolisian, korban yang merupakan teman ibu tersangka datang ke rumahnya di Jalan Datuk Kabu, Pasar III, Kecamatan Medan Denai, tersangka meminjam kereta korban dengan alasan mau membeli sayur.
Lantaran percaya dan kenal dengan anak temannya itu, korban pun memberikannya. Namun, setelah berjam-jam menunggu, kereta korban tak kunjung kembali.

Merasa dirugikan, esoknya Senin (13/3), korban memantau korban di rumahnya. Naas, keberadaan tersangka diketahui korban dan langsung mengamankannya. Selanjutnya, korban dibawa tiga orang mengaku polisi mengendarai mobil Kijang warna hijau.
Pengakuan tersangka, saat melintas di Jalan Megawati, Medan Area, persisnya di samping kuburan, mobil tersebut berhenti untuk membeli minuman.

Tersangka yang melihat ada kesempatan lalu melarikan diri. Melihat itu, ketiga orang yang mengaku polisi tersebut spontan berteriak maling. Seketika warga di sekitar langsung menghakimi tersangka hingga babak belur. Akibat dimassa, korban mengalami bonyok di wajahnya.

Saat ditanya kenapa tega menggelapkan (menggadaikan) kereta teman orangtuanya, buruh bangunan ini mengaku uang hasil gadaian kereta tersebut untuk biaya bersalin istrinya.
“Istriku mau melahirkan anak kedua bang, udah jalan 9 bulan. Aku nggak ada uang lagi bang makanya aku gadaikan keretanya,” aku tersangka lagi.

Dari saku celana tersangka petugas mengamankan sebuah charger dan handset warna hitam. Guna penyidikan lebih lanjut, tersangka dijebloskan ke dalam sel tahanan.

Pantauan wartawan, satu jam kemudian korban datang ke Polsek Medan Area guna membuat laporan atas kejadian yang menimpanya. Kapolsek Medan Area, Kompol M. Arifin melalui Kanit Reskrim AKP Cahyandi ketika dikonfirmasi mengaku masih menunggu laporan korbannya. (TM-RED)

Advertisement

Related posts

Leave a Comment