Gerbang Tol Bakal Gunakan Transaksi Non Tunai

Advertisement

TOPMETRO.NEWS – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat atas penggunaan instrumen non tunai, pemerintah bersama para pemangku kepentingan terkait, berencana untuk menerapkan sistem pembayaran non tunai pada setiap pintu tol di seluruh Indonesia mulai tahun ini.

Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk, Kartika Wirjoatmodjo seperti yang dilansir melalui VIVA.co.id mengatakan, pintu tol Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akan menjadi ruas tol pertama yang akan menerapkan sistem pembayaran transaksi non tunai, demi mengurai antrean panjang di gerbang tol yang biasa terjadi.

“(Target) di seluruh pintu tol. Tetapi, di Jabodetabek dulu,” kata Kartika, saat ditemui di Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa malam, 14 Maret 2017.

Sebagai langkah awal, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) akan membuat suatu sistem transaksi pembayaran yang terintegrasi antara bank pelat merah. Nantinya, para pengguna tol yang memiliki seluruh uang elektronik, atau e-money dari penerbit bank Badan Usaha Milik Negara, akan dengan mudah melakukan transaksi.

“Kami sedang merancang. Istilahnya, empat bank jadi interoperate. Misalnya, BCA bisa menggunakan di kami, kami juga bisa gunakan di BCA. Sekarang, empat bank besar dulu,” katanya.

Dalam kesempatan sama, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengaku optimistis, sistem transaksi non tunai bisa diterapkan di seluruh pintu tol tahun in. Namun, dibutuhkan peranan dari pemangku terkait untuk mewujudkan sistem terintegrasi tersebut.

Apalagi, lanjut mantan Menteri Keuangan tersebut, hampir 70 persen masyarakat masih menggunakan transaksi secara tunai. Maka dari itu, dengan sinergi para pemangku kepentingan, bukan tidak mungkin keingingan tersebut bisa tercapai sesuai harapan di tahun ini.

“Khususnya operator jalan tol, masyarakat yang menggunakan jasa. Jadi, kami optimis 2017, bisa kami wujudkan,” kata Agus. (TMN)

Advertisement

Related posts

Leave a Comment