Berdalih “Tabrak Adik” Diduga Modus Baru Begal di Medan Labuhan

Advertisement

TOPMETRO.NEWS – Aksi perampokan dengan modus tabrak adik dengan incaran korban siswa SMA diduga menjadi modus baru para begal di wilayah hukum Polsek Medan Labuhan.

Kali ini salah seorang siswa kelas 2 SMA Methodist 8 Jalan Komodor Laut Yos Sudarso Gelugur bernama Tigor Simamora (16) menjadi korban perampokan alias begal.Sepeda motor Honda Vario 125 BK 6794 AGS, miliknya dibawa kabur oleh dua orang pria tak dikenal.

Ceritanya, dengan mengendarai sepeda motornya korban pergi kesalah satu tempat pengisian bensin di SPBU KIM I Mabar, namun saat aku hendak pulang kerumah korban dihampiri dua orang pria tidak dikenal.

Kemudian salah seorang pria tersebut langsung mengatakan kepada korban bahwa telah menabrak adiknya.

“Aku dituduh mereka telah menabrak adiknya. Aku sempat menolak tuduhan mereka, namun mereka memaksaku untuk mengikuti mereka, sebab mereka mengancamku akan melaporkan peristiwa itu ke Polisi,”ungkap Tigor.

Kemudian korban dibawa oleh para pelaku ke rumahnya, namun belum sampai ditujuan pelaku berhenti di salah satu warung.

“Mereka mengaku warga Paya Pasir Marelan, sesampainya kami di Simpang Paya Rumput Kelurahan Titipapan Kecamatan Medan Deli, kami berhenti disalah satu warung, terus salah satu pelaku meminta sepeda motorku untuk diperlihatkan kepada adiknya. Tapi aku sempat menolak karena diancam makanya ku kasih kereta ku,”beber korban saat berada di Polsek Medan Labuhan, Rabu (15/3) saat akan buat laporan ke polisi.

Kemudian sepeda motor korban dibawa oleh pelaku dan korban disuruh menunggu di warung.

“Saat ku tunggu mereka tidak kembali padahal kereta ku itu dibeli lunas sama orangtua ku,”ungkapnya.

Sementara itu petugas SPKT Polsek Medan Labuhan menyarankan agar sebelum membuat laporan terlebih dahulu melakukan cek TKP.”Sebelum laporan kita proses cek TKP dulu,”kata petugas.(TM-10)

 16 total views,  1 views today

Advertisement

Related posts

Leave a Comment