You are here
Apa itu Kompetisi UEFA Nations League 2018? Olahraga 

Apa itu Kompetisi UEFA Nations League 2018?

topmetro.news – Bagi para penggemar sepakbola dunia kembali disuguhkan kompetisi menarik, yang dilaksanakan federasi sepakbola tertinggi di Benua Eropa. Namun, masih banyak yang belum mengerti akan kompetisi itu. Apa itu kompetisi UEFA Nations League 2018? UEFA membuat terobosan baru dengan kompetisi UEFA Nations League, sebagai pengganti laga-laga uji coba internasional yang dianggap tidak kompetitif. Kompetisi sepakbola Eropa yang baru tersebut, bakal mulai digelar 6 September 2018 ini.

Seperti informasi yang dilansir situs resmi UEFA, Rabu (05/09/2018), UEFA Nations League akan diikuti total 55 negara yang bernaung di bawah UEFA. UEFA dan asosiasinya menginginkan sepakbola internasional yang lebih berkelas dan kompetitif. Sebagai informasi, agenda UEFA Nations League ini sudah digodok UEFA sejak 2011 lalu dan baru terwujud pada 2018 ini.

Secara umum, UEFA Nations League akan diikuti 55 timnas Eropa yang bakal dibagi dalam empat divisi liga (A, B, C, dan D). Pada edisi pertama, UEFA bakal membagi liga dengan berdasar peringkat UEFA per November 2017 hingga Piala Dunia 2018 berakhir. Setiap divisi liga kembali dibagi menjadi empat grup dengan masing-masing grup diisi tiga atau empat tim. Sistem promosi – degradasi digunakan setelah fase grup edisi pertama kompetisi rampung digelar.

Empat tim akan degradasi dari liga A ke B, B ke C, dan C ke D. Demikian sebaliknya berlaku mengenai format tim-tim yang bakal promosi. Kompetisi ini sendiri akan digelar setiap dua tahun sekali. Maka, UEFA Nations League berikutnya akan digelar pada musim 2020/2021.

Namun berbagai pertanyaan akan terjadi dengan adanya kompetisi bari ini. Seperti, apakah kompetisi tersebut akan mempengaruhi kualifikasi Piala Eropa 2020?. Dan jawabannya, ya dan tidak. Para peserta Piala Eropa 2020 juga tetap harus melalui kualifikasi, yang tergabung dalam 10 grup yang dimulai pada Maret 2019. Juara dan runner-up tiap grup akan lolos otomatis sehingga diperoleh 20 tim. Jadi, empat tim tersisa akan ditentukan lewat sistem playoff berdasarkan penampilan mereka di UEFA Nations League.

Dan empat juara grup dari masing-masing liga akan bertempur di babak playoff pada 26-31 Maret 2020. Apabila tim-tim tersebut sudah lolos lewat jalur kualifikasi, maka tempat mereka akan digantikan oleh tim dengan performa terbaik di masing-masing liga di UEFA Nations League.

Butuh 7 Tahun Diskusikan UEFA Nations League

Untuk menciptakan kompetisi atau liga yang paling bergengsi, UEFA butuh tujuh tahun untuk mendiskusikan konsep UEFA Nations League. Hasil diskusi tersebut, telah diputuskan UEFA Nations League akan digelar. Namun, UEFA juga menerbitkan peraturan sehingga membuat liga yang lebih kompetitif.

Peraturan tersebut seperti, masing-masing liga dibagi berdasarkan nilai koefisien UEFA negara-negara peserta. Setiap tim bertemu dua kali dalam format kandang/tandang. Empat tim yang menjadi pemuncak grup, berhak promosi ke liga di atasnya di edisi 2020/2021. Empat tim yang berada di dasar klasemen, akan terdegradasi ke liga di bawahnya di edisi 2020/2021.

Liga A dan B terdiri atas empat grup yang berisikan tiga tim. Liga C terdiri atas satu grup yang berisikan tiga tim, dan tiga grup lainnya empat tim. Liga D terdiri dari empat grup yang berisikan empat tim. Peringkat keseluruhan UEFA Nations League, akan menentukan komposisi pot undian kualifikasi Piala Eropa 2020. UEFA Nations League akan memberikan kesempatan lain, untuk lolos ke Piala Eropa 2020. Dan empat tim yang menang di UEFA Nations League, otomatis tampil di laga play-off.

Jerman Bertemu Prancis di Laga Perdana UEFA Nations League

Laga pertama UEFA Nations League edisi pertama ini akan mempertemukan Kazakhstan kontra Georgia pada Kamis (6/9/2018) malam WIB. Sementara partai besar pertama mempertemukan Jerman versus Prancis pada Jumat (7/9/2018) dini hari WIB. Fase grup ini sendiri rencananya akan dituntaskan pada bulan November tahun ini. Setelahnya, keempat juara grup liga A akan bertemu di semifinal yang dihelat pada Juni 2019 mendatang, untuk mencari sang juara perdana kompetisi UEFA Nations League. (TM-YOFE)

Pembagian Liga dan Grup UEFA Nations League 2018:

Liga A

Grup A1: Jerman, Prancis, Belanda.
Grup A2: Belgia, Swiss, Islandia.
Grup A3: Portugal, Italia, Polandia.
Grup A4: Spanyol, Inggris, Kroasia.

Liga B

Grup B1: Slovakia, Ukraina, Republik Ceko.
Grup B2: Rusia, Swedia, Turki
Grup B3: Austria, Bosnia, Irlandia Utara.
Grup B4: Wales, Republik Irlandia, Denmark.

Liga C

Grup C1: Skotlandia, Albania, Israel.
Grup C2: Hungaria, Yunani, Finlandia, Estonia.
Grup C3: Slovenia, Norwegia, Bulgaria, Siprus.
Grup C4: Romania, Serbia, Montenegro, Lithuania.

Liga D

Grup D1: Georgia, Latvia, Kazakhstan, Andorra.
Grup D2: Belarusia, Luksemburg, Moldova, San Marino.
Grup D3: Azerbaijan, Kepulauan Faroe, Malta, Kosovo.
Grup D4: Makedonia, Armenia, Liechtenstein, Gibraltar.

59 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment