You are here
Bajing Loncat Ditangkap Viral di Media Sosial Kota Medan 

Bajing Loncat Ditangkap Viral di Media Sosial

Topmetro.News – Bajing loncat ditangkap, begitulah pria ini Suwardi Koto (31), warga Jalan Tirto Sari, Gang Saudara No 40 A, Kecamatan Medan Tembung yang berprofesi sebagai bajing loncat. Pelaku bajing loncat ditangkap setelah rekaman video seorang pengendara lain saat dia beraksi, viral di media sosial. Pelaku ditangkap Selasa (21/8) sore sekira pukul 15.00 wib.

Informasi yang diperoleh, aksi itu dilakoni Suwardi bersama temannya di Jalan Letda Sudjono, Kecamatan Medan Tembung, Kamis (16/8/2018) silam.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira SIK dalam keterangannya, Selasa (21/8/2018) membenarkan satu dari dua terduga pelaku pencurian atau biasa disebut ‘bajing loncat’ itu sudah ditangkap.

Bajing Loncat Ditangkat di Sebuah Warung Kawasan Tembung

Dirinya menjelaskan, polisi berhasil melacak terduga pelaku setelah melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman video yang sempat viral di medsos itu. Suwardi Koto diciduk dari sebuah warung di kawasan Jalan Letda Sujono Kecamatan Medan Tembung.

“Berdasarkan informasi yang kita peroleh tentang kejadian itu, anggota melakukan lidik di lapangan. Kemudian dari hasil lidik, diperoleh informasi terduga pelaku atas nama Suwardi berada di salah satu warung. Lalu anggota menangkapnya. Penangkapan itu dibantu anggota Brimob yang kebetulan ada di warung itu,” beber Putu Yudha.

Seorang Bajing Loncat Bernama Codet

Dalam aksinya, Suwardi pelaku bersama rekannya yang biasa dipanggil Codet, mengikuti sebuah mobil jenis pickup yang sedang membawa barang melintas di Jalan Letda Sujono.

Aksi mereka dilancarkan dengan memanfaatkan kemacetan lalulintas pada Kamis siang itu. Dalam rekaman video terlihat keduanya mengikuti pick up dengan berjalan kaki sebelum mengambil barang muatan mobil.

“Hasil interogasi, Suwardi Koto mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian dengan cara mengoyak terpal mobil saat terjebak macet di Jalan Letda Sudjono dan mengambil barang-barang berupa tikar karpet bersama dengan temannya Codet, yang masih dalam pengejaran,” jelas Putu.

Meski begitu, polisi mengaku masih menunggu laporan korban untuk menetapkan Suwardi sebagai tersangka. “Barang buktinya hanya 3 tikar. Korbannya pun belum ada buat laporan, kita masih cari korbannya,” pungkasnya. (TM-08)

66 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment