You are here
Dua Striker Asing PSMS Harus Dievaluasi Olahraga 

Dua Striker Asing PSMS Harus Dievaluasi

topmetro.news – Memang Liga Indonesia 2018 baru memasuki pekan keempat. Namun, dua striker asing PSMS Medan harus dievaluasi oleh manajemen tim. Sebab dua striker yang diharapkan jadi mesin gol PSMS, hingga dipertandingan keempat masih mandul membuat gol. Apalagi ketika bertandang ke PSIS Semarang, gol semata wayang PSMS Medan diciptakan Suhandi. PSMS Medan harus mengakui skil pemain asing PSIS menciptakan heatrik, sekaligus membawa PSIS menang 4-1 dari PSMS Medan. Pada lanjutan Liga Indonesia berlangsung, pada Minggu (15/4/2018) di Stadion Moch Soebroto, Magelang.

Jelas sudah, penampilan PSMS Medan disepanjang 90 menit pertandingan pemain asing PSMS kalah kelas dari pemain asing PSIS Semarang. Hadirnya dua striker asing di PSMS Medan Wilfried Yessoh dan Sadney Urikhob (foto-red) tak memberikan kontribusi gol. Oleh sebab itu, offisial dan manajemen PSMS Medan, harus melakukan evaluasi untuk kedua pemain ini. Hal tersebut penting, sebab PSMS Medan telah mengalami tiga kali kekalahan dan sekali meraih kemenangan.

Dalam penampilan menghadapi PSIS Semarang, dua striker asing PSMS Medan masih ‘mandul’ gol bagi tim berjulukan Ayam Kinantan. Duo pemain asing PSMS Medan berposisi sebagai striker seperti Sidney Urikhob dan Kisito Yessoh tak dapat memanfaatkan peluang gol untik PSMS Medan di pertandingan tersebut. Walau peluang gol yang dihasilkan kedua pemain asing tersebut, ada 4 atau kali peluang gol terbuang.

Jadi Bahan Evalusi

Hal itu hendaknya menjadi bahan evaluasi bagi offisial maupun manajemen tim PSMS Medan. Sebab, dari empat pertandingan gol, yang dipersembahkan PSMS Medan hanya datang dari Suhandi. Ketika menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Teladan Medan, Suhandi mempersembahkan satu gol, dan satu gol lagi diciptakan Suhandi ketika menjamu Persija Jakarta.

Penampilan pemain asing PSMS Medan yang seharusnya dapat membangkitkan semangat bagi para pendukung, ternyata jauh dari harapan. Tampilnya pemain asing di PSMS Medan seperti Sadney Urikhob dan Wilfried Yessoh berposisi sebagai striker, belum berkontribusi kepada PSMS Medan dalam hal gol yang tercipta.

Dua striker PSMS Medan, Sadney Urikhob berasal dari Namibia, Wilfried Yessoh yang berasal dari Negara Pantai Gading, keduanya dinilai tidak dapat memanfaatkan peluang menjadi gol, serta kedua pemain asing tersebut tidak dapat menampati posisi yang ideal dalam menghasilkan gol untuk PSMS Medan.

Seperti yang disampaikan, penggemar ataupun pendukung PSMS Medan Rizal Gultom di Kota Medan, pada Minggu (15/4/2018) ketika usai menyaksikan siarang langsung pertandingan PSIS Semarang menghadapi PSMS Medan, sebenarnya penampilan PSMS Medan tidaklah terlalu buruk melawan tuan rumah PSIS Semarang. PSMS Medan dapat mengimbangi irama permainan PSIS Semarang, dengan sering melakukkan serangan ke gawang PSIS Semarang. Namun, dua striker PSMS Medan Sadney Urikhob dan Wilfried Yessoh, terlihat tidak dapat memanfaatkan peluang untuk menciptakan gol di sepanjang babak pertama.

” Ini tidak bisa didiamkan saja, jika kita ingin PSMS Medan bisa bersaing dengan 17 tim lainnya yang berlaga di Liga 1 Indonesia 2018 ini, pemain asing PSMS Medan harus dieveluasi dan dipertanyakan kehadirannya. Karena, sebagai striker tentunya haus akan menciptakan gol, namun bagi kedua pemain asing PSMS Medan itu, hingga empat pertandingan belum satu gol pun tercipta,” sebut Rizal.

Striker Asing PSIS Ciptakan Dua Gol

Empat gol kemenangan PSIS ketika menjamu PSMS Medan lahir dari dua pemain asing PSIS Semarang, pemain asing PSIS Semarang asal Brasil, Bruno Silva sebagai peran utama dengan menciptakan heatrik, sedangkan satu gol diciptakan Ibrahim Conteh dari Negara Sierra Leone.

Gol indah pertama Bruno Silva ke gawang PSMS Medan tercipta pada menit ke-41 lewat tendangan bebas. Hanya berselang dua menit, giliran Ibrahim Conteh berasal dari Negara Sierra Leone di Benua Afrika memanfaatkan umpan Komarudin dimenit ke-42. Bruno lantas memperbesar skor dimasa injury time pertama berakhir.

Sedangkan gol satu-satunya PSMS Medan diciptakan Wilfred Butuan dimenit ke-49. Namun, PSIS Semarang kembali memperbesar besar keunggulan PSIS melalui Bruno Silva dengan tendangan melengkung yang tepat ke sudut kanan penjaga gawang PSMS Medan yang dikawal Andika Bhayangkara. Dan dalam pertandingan, PSMS Medan mengalami tiga kali kekalahan dipenampilan perdananya di Liga 1 Indonesia 2018 ini. (TM-YOFE)

80 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment