You are here
Gol Frets Butuan Selamatkan PSMS Medan dari Kekalahan di Serui Olahraga 

Gol Frets Butuan Selamatkan PSMS Medan dari Kekalahan di Serui

topmetro.news – PSMS Medan membuyarkan kemenangan Perseru Serui yang sudah di depan mata. Frets Butuan sebagai pahlawan, melalui golnya  menyelamatkan PSMS Medan dari kekalahan, dan berkahir imbang 1-1 atas Perseru. Pada pekan ke-22 Liga 1 Indonesia 2018 berlangsung, pada Minggu (16/9/2018) di Stadion Marora, Serui.

Tampil dengan ambisi penuh, PSMS Medan menurunkan seluruh pemain inti. Dan hal tersebut berhasil, PSMS Medan menahan imbang tuan rumah Perseru Serui. Kedua tim menampilkan permainan keras dan cepat, untuk dapat berusaha tampil memetik kemenangan.

Dengan tambahan satu poin tersebut, tak membuat PSMS Medan terangkat dari dasar klassemen. PSMS Medan tetap berada di dasar klasemen, dengan mengoleksi 20 poin dari 22 pertandingan. Sedangkan Perseru Serui, untuk sementara keluar dari zona degradasi dengan menempati peringkat ke-15 usai mengoleksi nilai 26.

Dalam laga ini, gol Perseru dicetak oleh Alberto De Paula pada menit ke-72 lewat titik penalti. Adapun gol penyama kedudukan PSMS dicetak oleh Frets Butuan pada menit ke-90+3. Pada babak pertama, kedua tim kesulitan untuk bisa mencetak gol. Beberapa usaha yang dilakukan oleh kubu tuan rumah lewat Escobar dan De Paula masih belum bisa menembus gawang PSMS.

Beberapa usaha yang dilakukan oleh kubu tuan rumah lewat Escobar dan De Paula masih belum bisa menembus gawang PSMS. Begitu pula dengan tim tamu. PSMS, yang menurunkan Shohei Matsunaga, Felipe, dan Frets Butuan tak mampu untuk menjebol gawang.

Pemain bawah PSMS Medan, Gusti Sandria, harus dihukum kartu kuning oleh wasit Hamim Tohari pada menit ke-19. Kemudian disusul striker Perseru Serui, Silvio Escobar, dan stopper PSMS, Reinaldo Lobo, yang mendapatkan kartu kuning pada menit ke-26. Tak ada peluang berarti di babak pertama, skor pun berakhir 0-0.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Perseru mencoba menambah daya gedor dengan memasukkan Makarius Fredik Suruan. Ia keluar untuk menggantikan pos dari Osmar Dos Santos Filho sebagai gelandang serang. Tak kunjung membobol gawang lawan, Perseru memasukkan pemain sayap Anton Sandi Pairie pada menit 59.

Ia ditugasi menggantikan bek tengah yang sempat dipanggil timnas U-19 Indonesia, Habel Boas Inzaghi Isir. Pada saat bersamaan, PSMS juga menarik striker mereka, Felipe Martins, untuk digantikan oleh Erwin Ramdani.

Usaha Perseru akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-72. Eks striker Madura United, Alberto Antonio de Paula, sukses membawa Perseru unggul 1-0 melalui eksekusi penalti.

Keputusan unik harus dilakukan oleh pelatih Perseru, I Putu Gede Dwi Santoso untuk menarik keluar Anton Sandi Pairie yang baru dimasukkan pada pertengahan babak kedua pada menit 83. Ia digantikan oleh seorang pemain bertahan, Kelvin Wopi. Di akhir laga, Perseru justru kemasukan gol lewat penyerang tim Ayam Kinantan, Frets Listanto Butuan.

PSMS berusaha bangkit untuk menyamakan kedudukan, namun Perseru memperkuat pertahanan selepas laga berjalan 80 menit. Upaya PSMS membuahkan hasil menjelang pertandingan berakhir ketika umpan Gusti Sandria dituntaskan Frets Butuan. Gol Frets pada menit 90+3 sekaligus, mematahkan kemenangan Perseru yang sudah di depan mata. sehingga menutup laga dengan skor 1-1.(TM-YOFE)

54 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment