You are here
Jalan Desa Terancam Putus di Parsingguran Humbahas Daerah 

Jalan Desa Terancam Putus di Parsingguran Humbahas

Topmetro.news – Jalan desa terancam putus di Parsingguran Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas). Terlebih dalam beberapa minggu terakhir, cuaca ekstrim melanda wilayah Sumatera Utara khususnya daerah ini. Petir dan hujan lebat yang disertai angin kencang kerap terjadi dalam beberapa hari terakhir ini mengakibatkan jalan desa terancam putus.

Jalan Desa Terancam Putus Memicu Bencana Longsor

Monitoring Topmetro.News, ejumlah titik jalan maupun lokasi lainnya di kawasan Humbahas banyak yang longsor. Karena struktur tanah terkikis dan tergerus oleh air hujan, bencana alam pun tak terhindarkan.

Seperti yang terjadi di Dusun Sipariama, Desa Parsingguran II, Kecamatan Pollung, jalan penghubung antar dua dusun tampak mengalami longsor akibat cuaca ekstrim itu.

Bahu Jalan Amblas 20 Meter

Bahu jalan yang berbatasan langsung dengan lokasi persawahan penduduk terlihat sudah amblas sejauh kira-kira 20 meter. Bekas longsoran juga nampak menyisakan sebuah liang yang berada tepat di bawah badan jalan. Sehingga kemungkinan adanya longsor susulan berpeluang cukup besar.

Akibatnya, sejumlah warga di desa itu pun mengaku sangat was-was. Karena selain sebagai satu-satunya akses mereka dalam beraktivitas, kondisi jalan itu pun berpotensi sangat membahayakan bagi setiap pengendara yang melintas apalagi saat berpapasan dengan pengendara lainnya.

“Bekas longsor ini menyisakan liang yang mengarah ke badan jalan. Jadi kami khawatir akan terjadi lagi nanti longsor berikutnya. Padahal anak-anak sekolah juga harus melewati jalan ini setiap mau berangkat menuju sekolah,” kata salah satu warga setempat, Suherto Banjarnahor, Selasa (24/4/2018).

Mengetahui kondisi itu, Camat Pollung Haposan Lumban Gaol berjanji bakal melaporkan hal itu ke BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Humbahas. Dirinya juga menyebut akan memerintahkan Kades (Kepala Desa) Parsingguran II Sabar Banjarnahor agar segera membuat surat yang berisi permohonan agar dapat segera ditindaklanjuti pihak terkait.

“Kita akan lapor kejadian (longsor) itu ke BPBD, nanti akan saya koordinasikan dengan kades Parsingguran II,” ucap Haposan Lumba Gaol.

Sayang untuk kelengkapan konfirmasi terkait persoalan jalan desa terancam putus itu, Kades Parsingguran II Sabar Banjarnahor belum berhasil dimintai tanggapan. Termasuk ketika ponselnya dihubungi, nomornya sedang dalam pengalihan panggilan.(TMD-Carlos)

124 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment