You are here
Kawanan Begal Sadis Diringkus, Curi Sepedamotor Cuma 10 Detik! Kota Medan 

Kawanan Begal Sadis Diringkus, Curi Sepedamotor Cuma 10 Detik!

Topmetro.News – Kawanan begal sadis ditangkap jajaran personil Polres Pelabuhan Belawan. Kawanan begal sadis yang diringkus itu Muzakir alias Joker (35) warga Jalan Setia, Pulo Brayan, Kecamatan Medan Timur, Eko Wibowo alias Eko Rampok (34) warga Pasar I Tengah, Gang Rahayu, ‎Kecamatan Medan Marelan, M Hendri Handoko (27) warga Jalan Perwira, Pulo Brayan, Kecamatan Medan Timur dan Didi Utomo alias Didi (33) warga Jalan Aluminium I, Kecamatan Medan Deli. Selama setahun kawanan begal sadis itu merampok dan menjual hasil kejahatannya berupa ratusan unit sepedamotor dijual ke berbagai daerah di Kota Medan.

Dari tangan keempat tersangka, polisi mengamankan sebanyak 15 unit sepedamotor hasil curian dengan berbagai merk‎ dari rumah mereka masing-masing.

Kapoldasu, Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw‎, Jumat (10/8/2018) di Mapolres Pelabuhan Belawan, mengatakan, keempat pelaku curanmor yang telah diungkap, merupakan kawanan rampok yang selama ini meresahkan warga di Kota Medan.

Kawanan Begal Sadis Sering Mencuri Sepedamotor yang Diparkirkan

Keempat tersangka merupakan satu komplotan yang sering mencuri sepedamotor di parkiran. Selain itu kawanan rampok ini termasuk begal sadis dengan melakukan aksinya menggunakan senjata tajam dan senjata jenis air softgun.

“Dari pengungkapan ini, kita mengamankan sebanyak 15 unit sepedamotor. Kita akan terus mengembangkan kasus ini hingga ke penadah dan jaringan komplotan lainnya,” jelas Paulus Waterpauw didampingi Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan, SH, MH dan Danyonmarhanlan I, Letkol Mar James Munthe.

Kapoldasu mengatakan dari keterangan tersangka, pencurian sepedamotor itu sudah berlangsung selama setahun dan mereka sudah berhasil menjual sebanyak ratusan unit ke penadahnya.

Seorang Pelaku ‘Dihadiahi’ Timah Panas

Menurut Kapoldasu, keempat tersangka yang diringkus, salah satunya, Muzakir sebagai otak pelaku terpaksa ‘dihadiahi’ timah panas. Karena, otak pelaku saat ditangkap berusaha melarikan diri.

“Untuk kasus curanmor menjadi atensi bagi kita di Kota Medan. Untuk itu, kita minta kepada masyarakat untuk lebih hati-hati memarkirkan sepedamotor, untuk keamanan perlu diberi kunci ganda. Dari keterangan tersangka, mereka dengan cepat mencuri sepedamotor dalam waktu 10 detik di lokasi parkir,” jelas Kapoldasu.

Tersangka lainnya, Eko saat diinterogasi orang nomor satu di Polda Sumut tentang aksinya, mengaku mereka biasanya mencuri sepedamotor di berbagai daerah di Kota Medan, salah satu di wilayah Ringroad. Umumnya, mereka mencuri sepedamotor di parkiran.

“Ada juga kami mencuri di jalanan, dengan menggunakan pistol air softgun dan pisau. Tapi, kebanyakan kereta yang kami curi dari parkiran,” terang Eko kepada Kapoldasu.

Hasil pencurian selama setahun, kata Eko, sudah mereka peroleh mencapai ratusan unit sepeda motor, hasilnya mereka lakukan untuk foya-foya.

“Sudah ada ratusan kami jual, hasilnya kami bagi. Untuk sepedamotor jenis metik kami jual seharga Rp 2 juta dan sport Rp 4 juta. Semua hasil kami gunakan untuk biaya kelakuan,”jelas Eko di hadapan pejabat Polda Sumut.

Setelah mendengar penjelasan tersangka, Kapoldasu menegaskan, pihaknya akan meminta polres dan Dirkrimum untuk bekerja sama mengungkap jaringan curanmor di Kota Medan. “Ini akan terus kita kembangkan, untuk mengungkap pelaku lainnya,” tegas Kapoldasu di hadapan pejabat Polda Sumut.

Sebagaimana diberitakan Topmetro.News sebelumnya, polisi juga menembak mati begal sadis setelah sempat buron 8 bulan. Pelaku juga disebut-sebut sempat kabur ke Pekanbaru-Riau. (TM-14)

203 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment