You are here
Mandiri Sekuritas Bangga Laksono Widito Widodo Jadi Direktur BEI Tokoh 

Mandiri Sekuritas Bangga Laksono Widito Widodo Jadi Direktur BEI

Topmetro.News – Mandiri Sekuritas berharap terpilihnya Laksono Widito Widodo sebagai Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk masa jabatan 2018 – 2021, bisa memberi kontribusi terbaik bagi perkembangan industri pasar modal di Indonesia. Terlebih dirinya yang menjabat Managing Director Mandiri Sekuritas sudah berpengalaman di industri pasar modal selama 25 tahun.

Kepercayaan Pemerintah Cukup Menginspirasi

Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Silvano Rumantir dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan pengangkatan Laksono Widito Widodo merupakan kebanggaan bagi Mandiri Group, khususnya Mandiri Sekuritas yang senantiasa menghasilkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas bagi industri jasa keuangan di Indonesia.

”Kepercayaan yang diberikan pemerintah tersebut menginspirasi kami untuk terus menciptakan dan mengembangkan potensi dari talenta-talenta terbaik guna memajukan industri pasar modal Indonesia,” sebutnya.

Laksono Widito Widodo, urai Silvano Rumantir, punya andil besar membawa Mandiri Sekuritas menorehkan sejarah baru di mana untuk kali pertama perusahaan sekuritas lokal menempati posisi teratas daftar broker saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2017.

”Terlebih beliau juga menjadi bagian penting dari ekspansi kapabilitas dan akses layanan.”

Sepak Terjang Laksono

Sekadar diketahui, Laksono Widito Widodo mengawali karir sejak tahun 1993 di berbagai lembaga finansial. Di antaranya memimpin RBS Asia Securities Indonesia sebagai Presiden Direktur (2010-2011), menjadi Anggota Komite Investasi di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) (2009-2010), menjabat Direktur Ancora International (2008 -2009), Kepala Ekuitas di Mandiri Sekuritas (2006-2008), Kepala Riset Ekuitas di Macquarie Securities Indonesia (2004-2006) dan ING Securities Indonesia (1999-2004).

Laksono Widito Widodo juga memiliki predikat Master of Business Administration dari University of Hawaii, Manoa, Amerika Serikat. Dengan beasiswa penuh dari Fujitsu, Jepang, serta lulusan Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Indonesia, Jakarta.(tmn)

sumber: neraca

153 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment