You are here
Penerimaan Bea Cukai Tumbuh Positif, Naik 17,6 Persen Ekonomi & Bisnis 

Penerimaan Bea Cukai Tumbuh Positif, Naik 17,6 Persen

Topmetro.news – Realisasi penerimaan Bea Cukai pada kuartal pertama tahun 2018 naik 17,6 persen. Faktor penerimaan itu terutama dari tarif cukai rokok yang mendorong kinerja penerimaan Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemkeu). Ditjen Bea Cukai mencatat, hingga kuartal I-2018, realisasi cukai baik rokok maupun minuman mengandung etil alkohol sudah Rp 8,6 triliun, naik 16,2 persen dibandingkan dengan periode sama tahun 2017.

Tarif Cukai Rokok

Sedang secara keseluruhan, kinerja penerimaan bea dan cukai kuartal I-2018 naik 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain karena kenaikan tarif cukai rokok, peningkatan penerimaan juga karena membaiknya ekspor dan impor.

Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi mengatakan, penerimaan bea cukai sepanjang kuartal I-2018 sebesar Rp 19 triliun, naik 17,6 persen dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 16,1 triliun. “Kinerja kami tumbuh positif, ini baru gambarannya saja resminya akan dirilis di acara APBN kita,” katanya, Minggu (8/4/2018).

Diakui, kenaikan penerimaan berasal dari semua sektor. Penerimaan pada pos bea masuk Rp 8,8 triliun naik 12,8% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 7,8 triliun. Lalu, penerimaan dari pos bea keluar Rp 1,4 triliun, meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang Rp 800 miliar.

Sedangkan penerimaan sektor cukai mencapai Rp 8,6 triliun, tumbuh 16,2 persen dari tahun lalu Rp 7,4 triliun. Heru mengakui, kenaikan penerimaan cukai berasal dari industri rokok. Namun, Heru masih belum mau tak merinci nilai dan total produksi rokok periode itu. Hal yang pasti, cukai rokok tahun ini meningkat rata-rata 10 persen dibanding tahun lalu.(tmn)

sumber: kontan

112 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment