You are here
Pria Putus Cinta Tewas Mengambang di Sungai Bahilang Daerah 

Pria Putus Cinta Tewas Mengambang di Sungai Bahilang

Topmetro.News – Pria putus cinta ditemukan tewas mengambang. Peristiwa pria putus cinta itu mengakibatkan warga di sekitar aliran sungai Bahilang, Senin (8/10/2018) mendadak heboh. Sesosok mayat yang belakangan diketahui bernama Geleng Sibarani(26), warga Sei Segiling, Kelurahan Tebing Tinggi Kota, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi.

Pria Putus Cinta Nekat Mengakhiri Hidupnya

Warga setempat menduga korban nekat menyemplungkan diri ke sungai Bahilang tepatnya di jalan Beringin Lingkungan 5, Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi lantaran putus cinta.

Usai menerima laporan dari kepala lingkungan, personil Polres Tebingtinggi, bersama Polsek Padang Hulu dan tim Inafis Polres Tebingtinggi turun ke TKP. Di sana tim inafis mengevakuasi jasad korban yang berada di dalam air untuk dibawa ke pinggir sungai. Selanjutnya jasad korban diboyong petugas ke rumah RSU Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi guna proses otopsi.

Tidak Ada Tanda Penganiayaan

Di lokasi kejadian, Kapolsek Padang Hulu, AKP R.A.Z Simamora membenarkan telah ditemukan sesosok mayat pria lajang yang tewas mengambang di Sungai Bahilang.

Saat dievakuasi petugas, menurut Kapolsek, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dugaan sementara, sambung Kapolsek, korban nekat menghabisi hidupnya sendiri dengan cara menceburkan dirinya ke dalam sungai lantaran putus cinta.

Sudah Dua Hari Meninggalkan Rumah

Di tempat terpisah, Erni (40) kakak ipar korban warga Sei Segiling, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi mengaku sebelum kejadian korban sudah dua hari meninggalkan rumah.

”Setelah kami mendapatkan kabar dari polisi, dari keterangan dan ciri-ciri korban, ternyata korban itu adik kami.”

Selama ini, kata Erni, adik iparnya itu tidak ada mengalami gangguan jiwa atau penyakit apa pun.

”Tapi sebelum kejadian dua hari yang lalu dia pernah bercerita kalau dia (korban) sedih diputusi pacarnya yang bernama Erna yang berada di Dumai, padahal seminggu lalu korban pun sempat mendatangi kekasihnya ke Dumai, sesampai di Dumai korban langsung mengajak Erna untuk balik ke Tebingtinggi yang nantinya Erna akan dinikahi. Karena Erna tak mau diajak untuk dinikahi dan balik ke Tebingtinggi. Keesok harinya korban langsung pulang ke Tebingtinggi, maka dari situlah korban beberapa harinya kondisinya sedih dan menjadi pendiam,” ucap Erni.

Jasad korban selanjutnya diserahkan ke keluarga untuk disemanyamkan di rumah duka.(TM-Erwan)

128 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment