You are here
Produk Makanan Unggulan Indonesia Rambah Pasar Cina Ekonomi & Bisnis 

Produk Makanan Unggulan Indonesia Rambah Pasar Cina

Topmetro.News – Produk makanan unggulan milik Indonesia kini mendapat tempat di Cina. Sedikitnya 5 jenis produk makanan unggulan lokal berhasil merambah pasar Negeri Tirai Bambu itu. Produk makanan dimaksud meliputi sarang burung wallet, crackers, kerupuk udang, mi instan dan kopi.

“Ada lima produk unggulan kita yang dipilih, yaitu kopi, crackers, kerupuk udang, mi instan, dan sarang burung wallet,” kata Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian dalam siaran persnya, Minggu (14/10/2018).

Produk makanan unggulan ini, menurut Airlangga, bakal dicapai melalui keikutsertaan Indonesia pada 11/11 Global Shopping Festival, ajang pesta diskon besar-besaran di Cina yang diselenggarakan setiap 11 November yang terkenal sebagai Single’s Day (Hari Jomblo).

Produk Makanan Unggulan Dijual Online

Airlangga menambahkan lima komoditas unggulan itu diikutkan dalam penjualan daring (online) di platform e-dagang milik Alibaba Group. Selain berkualitas baik, produk-produk lokal Indonesia mendapat tempat di lidah konsumen negara berpenduduk terbesar di dunia itu.

“Alasannya karena produk tersedia dalam jumlah besar, kemudian siap untuk launch di Cina, serta delivery dan logistiknya sudah siap. Jumlah ordernya kita tidak batasi, jadi kita siapkan produk-produk itu untuk menerima unlimited order.”

Alibaba Sambut Baik Produk Lokal

Airlangga menilai moment 11/11 menjadi momen penting dan kesempatan baik bagi Indonesia menunjukkan daya saing produk indutri manufaktur nasional yang telah mampu kompetitif di kancah global.

“Ketika dibahas dengan Alibaba, mereka melihat lima produk kita ini yang siap. Ini yang menjadi target pasarnya di Cina. Alibaba akan mempromosikan produk ini sejak awal bulan November, termasuk nanti ada pidato atau presentasi dari Presiden Jokowi terkait produk ini.”

Sayang Airlangga tidak menjelaskan berapa besar target maupun nilai transaksi penjualan produk makanan yang merambah pasar ekspor itu.(*)

78 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment