You are here
Rupiah Berpeluang Menguat Meski Rentan Gejolak Pasar Ekonomi & Bisnis 

Rupiah Berpeluang Menguat Meski Rentan Gejolak Pasar

Topmetro.news – Rupiah berpeluang menguat menyusul adanya sentimen positif dari dalam negeri. Peluang itu membawa Rupiah bergerak stabil di awal pekan ini. Para analis memprediksi Rupiah akan terus menguat setelah sejak akhir pekan lalu bertahan terhadap mata uang asing.

Menguat 0,17 Persen

Sekadar diketahui Kurs Rupiah di pasar spot Jumat (13/4/2018), menguat 0,17% menjadi Rp 13.755 per Dolar AS. Serupa, kurs tengah Rupiah pada Bank Indonesia (BI) pun menanjak 0,07% ke level Rp 13.753 per Dolar AS.

David Sumual, Ekonom Bank Central Asia (BCA) menyebutkan efek kenaikan peringkat utang Indonesia oleh Moody’s berpotensi kembali menyokong pergerakan Rupiah. “Kenaikan rating itu menegaskan kembali solidnya fundamental ekonomi Indonesia,” kata dia, akhir pekan lalu.

Masih Rentan Gejolak Pasar

Di tempat terpisah, Nizar Hilmy Analis Global Kapital Investama menilai walau cenderung menguat, mata uang Rupiah tidak bergerak terlalu signifikan. Pasalnya, Rupiah masih rentan terhadap gejolak di pasar global.

Sentimen eksternal yang masih menghantui datang dari Negeri Paman Sam. Di antaranya ekspektasi kenaikan suku bungan acuan lanjutan The Federal Reserve, perang dagang AS dengan China serta konflik geopolitik di Suriah yang terus memanas berpotensi dapat menopang the greenback.

“Proyeksinya bisa surplus 1,7 miliar Dolar AS,” ujar Nizar. Itu membuatnya memprediksi, Rupiah hari ini bergerak dalam kisaran Rp 13.750–Rp 13.800 per Dolar AS.(tmn)

sumber: kontan

63 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment