You are here
Selingkuhan Veronica Tan Diduga Kader, Ini Kata Gerindra Nasional 

Selingkuhan Veronica Tan Diduga Kader, Ini Kata Gerindra

TOPMETRO.NEWS – Setelah kabar gugatan cerai mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok viral di media sosial, kini nitizen dihebohkan dengan isu perselingkuhan Veronica Tan yang diduga seorang pengusaha tak lain adalah mantan kekasihnya.

Dalam foto yang tersebar di media sosial itu, dikatakan sosok pria berwajah oriental itu merupakan Kader Partai Gerindra diduga sebagai alasan hancurnya rumah tangga Ahok dan Vero. Bahkan, alamat kantor pria berkacamata itu tercantum beserta foto keluarganya.

Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Syarif mengaku, tidak mengenal sosok pria yang diduga selingkuhan Veronica itu.

Dia mengatakan, selama ini dirinya selalu mengenal kader-kader dari Partai Gerindra.

“Saya gak kenal, banyak sih yang tanya sama saya. Mayoritas saya kenal semua kader Gerindra, apa lagi kalau pengurus ya, tapi ini saya gak kenal,” kata Syarif, Senin Januari 2018.

Sekretaris komisi A DPRD DKI Jakarta ini menerangkan jika pengusaha itu benar kader Partai Gerindra dipastikan dia mengetahuinya. Apalagi kata Syarif, di dalam partai Gerindra dia mendalami Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK).

“Saya kan bidang OKK, mayoritas kebanyakan saya kenal, tapi ini kok rada asing ya orangnya,” ungkapnya.

Syarif mengaku sering mendengar nama pengusaha itu di media sosial. Namun secara pribadi dia tidak mengenal dan belum pernah berkomunikasi secara langsung.

“Saya sering mengenal di media sosial nama ini. Fisik belum kenal, komunikasi belum kenal. Dari kader wilayah mana dia? Saya engga kenal nama itu,” pungkasnya.

Tak Bisa Dicegah

Sementara itu, Psikolog Klinis Liza Marielly Djaprie menjelaskan rasa cinta yang tumbuh di hati seseorang memang tidak bisa dicegah karena pada dasarnya setiap insan adalah makhluk sosial dan cinta itu anugerah Tuhan. Cinta kepada suami atau anak-anak, kata dia, seringkali sulit mengerem hati seseorang hingga terjerumus pada perselingkuhan.

“Faktor anak bisa bantu rem tapi itu menjadi keputusan masing-masing pribadi. Mau nikah berapa lama mau punya anak berapa banyak,” ujarnya saat dihubungi terpisah, Senin 8 Januari 2018.

Dalam kasus Ahok dan Vero, Liza tentu tak bisa banyak berkomentar karena itu adalah rumah tangga mereka. Namun, banyak orang di posisi Vero, menurut Liza, perselingkuhan bisa dilatarbelakangi beberapa faktor. Apalagi, saat ini sang suami sedang berada di jarak yang terpisah jeruji besi.

“Saya tentu tak tahu dapurnya mereka seperti apa. Bisa saja, istrinya memendam kekecewaan cukup lama. Atau bisa saja dulu Ahok lakukan apa yang sudah sejak lama tak terselesaikan,” ujar Liza.

Butuh Teman Curhat

Sehingga, jarak yang memisahkan membuat jurang komunikasi keduanya semakin jauh. Liza menyebutkan seseorang yang berselingkuh berawal dari membutuhkan teman curhat.

“Bisa jadi berawal dari teman curhat. Atau seseorang itu berselingkuh karena ada beberapa kekecewaan terhadap pasangan. Dia lebih baik lebih dengam orang baru ini atau mungkin ada isu tak terselesaikan,” katanya.

Apapun alasannya, Liza meyakini perselingkuhan bukan sebuah peristiwa yang tiba-tiba, pasti melalui proses. Liza menambahkan seseorang yang nekat berselingkuh pasti sudah beberapa kali bertemu dengan WIL dan PIL mereka.

“Biasanya sih tidak tiba-tiba. Ada sekian ribu kasus 90 persen tak terjadi tiba-tiba. Karena yang namanya rasa suka pasti sudah ketemu berapa kali chat berapa lama. Atau bisa jadi seseorang di masa lampau. Semua bisa saja terjadi,” tegas Liza.(tmn)

sumber: jawapos

540 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment