You are here
FKIP Nommensen Seminarkan Bagaimana Guru Jaman Now Info Metro 

FKIP Nommensen Seminarkan Bagaimana Guru Jaman Now

topmetro.news – Anak FKIP Nommensen (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan – UHN) menggelar seminar tentang cara menjadi guru di ‘jaman now’. Berlangsung di Gedung Perpustakaan UHN, Sabtu (28/4/2018), seminar berthema ‘Profesionalisme Pendidik di Era Millenial’. Pembicara adalah Ervinna Siahaan MPsi (dosen Fakultas Psikologi UHN/psikolog) dan Dr R Mursid ST MPd (psikolog/dosen Unimed), dipandu moderator Samuel Sinaga MPd (dosen FKIP UHN).

“Komitmen FKIP UHN untuk membentuk guru profesional dan mampu menjadi pendidik profesional dengan ciri integritas yang kuat, merupakan visi dan misi FKIP UHN,” tegas Drs Juliver Nainggolan MSi, yang didampingi dosen FKIP lainnya, Drs Efron Manik MSi, saat ditanya wartawan terkait seminar dimaksud.

Drs Juliver Nainggolan MSi mengatakan, FKIP UHN mengutamakan pembangunan karakter yang kuat atas dasar Iman Kristiani. “Sehingga mereka kelak bisa jadi guru yang baik yang bisa memahami dinamika pendidikan dengan baik. Kita sangat serius dan mendukung semua kegiatan yang dilakukan oleh BEM FKIP untuk membangun karakter keguruan mereka dengan baik,” tegas Drs Juliver Nainggolan MSi.

Pahami Karakter Siswa

Hal yang sama dikatakan Drs Efron Manik MSi. “Jadilan anak muda yang kreatif di jaman sekarang ini,” katanya. Sebelumnya Ketua BEM FKIP juga ikut memberikan kata sambutan.

Ervina Sinaga dalam paparannya mengatakan, guru harus paham betul apa itu karakter siswa esensial yaitu, kebijaksanaan, keadilan, kasih, dan kestabilan, serta kendali diri. Dengan demikian, guru pun bisa melakukan adaptasi. Ervina juga menjelaskan ciri-ciri jaman anak ‘jaman now’ seperti melek teknologi, modis, dan kenakalan.

“Ini yang harus kita arahkan. Dan bagaimana mengarahkannya tentu butuh teknik khusus,” katanya.

Ervina Siahaan mengatakan, seorang guru harus mampu mendidik anak yang memiliki karakter kebijaksanaan seperti: memiliki penilaian yang baik, kemampuan mengambil keputusan masuk akal, membedakan mana yang menjadi prioritas. Sedangkan karakter keadilannya adalah menghormati orang lain, menghormati diri sendiri, kemampuan untuk menahan atau menunda kepuasan, tanggung jawab, kejujuran dan kesopanan.

Kembangkan Sikap Positif

“Dalam rangka inilah seorang guru dituntut untuk profesional dalam menjalankan tugasnya agar mampu mendidik anak di jaman now. Guru harus juga mampu mengembangkan sikap positif, kerja keras, berintegritas. Mampu mengendalikan diri dengan baik. Guru yang profesional adalah kekuatan bangsa ini karena tanpa guru, negara ini tidak akan maju. Keberadaban dan kemajuan sebuah bangsa sangat tergantung di tangan guru,” urai Ervina.

“Kita harus belajar ke Jepang, Korea, Malaysia, USA, Finlandia, yang negaranya maju karena memang gurunya sangat berkualitas,” tambah Ervina Siahaan lagi.

Sementara Dr R Mursid ST MPd mengatakan, guru merupakan faktor kunci keberhasilan. Karena guru memiliki kontribusi signifikan terhadap pencapaian delapan standar pendidikan nasional (isi, proses, kompetensi lulusan, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian).

Kualitas sangat menentukan keberhasilannya menjadi guru di jaman now. Untuk itu, program peningkatan kualitas guru yang dilakukan secara berkelanjutan antara lain melalui sertifikasi guru, uji kompetensi, pelatihan, dan penilaian guru, adalah bertujuan untuk membangun guru yang profesional di jaman now ini,” tegas dosen UNIMED ini. (TM-RAJA)

111 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment