You are here
Titip Mobil di Doorsmer Hilang, Warga Johor Meradang Kota Medan 

Titip Mobil di Doorsmer Hilang, Warga Johor Meradang

Topmetro.News – Titip mobil di doorsmer hilang, korban Sanding Lubis (50) warga Jalan Eka Bakti Kelurahan Gedung Johor Kecamatan Medan Johor sempat kecewa. Pasalnya korban sempat titip mobil di doorsmer Prima Oto namun hilang dibawa karyawan. Selidik punya selidik rupanya 4 orang karyawan doorsmer sudah sepakat untuk ‘menyikat’ pick up L 300 warna hitam BK 9397 CW itu.

Titip Mobil di Doorsmer Hilang, Rantai dan Kunci Gerbang Dirusak

Cerita korban saat membuat laporan di Polsek Delitua Sabtu (20/10/2018) saat itu, korban menitipkan mobil L-300 di tempat biasa dirinya menyimpan mobil.

Nah, Minggu (14/10/2018), korban melihat mobilnya masih ada. Karena sudah menjadi langganan tempat penyimpanan mobil, korban pergi ke tempat saudaranya untuk beberapa hari.

Namun sial, Jumat (19/10) sore, korban melihat mobilnya sudah tidak ada lagi di parkiran doorsmer. Namun begitu tiba di door smeer, korban melihat rantai dan kunci gerbang doorsmer sudah rusak. Dan tidak melihat lagi mobil L 300 miliknya.

Karena mobil tidak berada lagi di tempat, korban memanggil pemilik doorsmer bernama Yunan (56) pemilik door smeer.

Pelaku Terpantau Kamera CCTV

Begitu bertemu, Yunan pun mengaku tidak mengetahui keberadaan mobil korban. Karena Yunan tidak mengetahui keberadaan mobil korban. Akhirnya keduanya pun langsung menginterogasi 4 karyawan doorsmer.

Meski sudah diinterogasi, ke 4 karyawan mengaku tetap tidak mengetahui siapa yang mencuri mobil korban.

Keempatnya, mengaku tidak ada mendengar suara maling yang masuk ke doorsmer. Aneh mendengar jawaban karyawannya, Yunan dan korban berusaha mencari CCTV tetangga yang dekat ke doorsmer. Namun baru saja melangkah, seseorang tetangga korban yang tidak mau menyebut namanya langsung mengatakan siapa pelaku maling mobil korban.

Mendapat informasi yang berharga, korban pun langsung mendatangi polsek Delitua guna membuat laporan.

“Saat kami tanyai ke 4 karyawan doorsmer tidak mengakui dan sempat mengancam akan melaporkan saya,” kata Sanding di Polsek Delitua.

Yunan mengaku kaget begitu mengetahui mobil korban hilang dari doorsmer. Padahal korban membayar uang jaga mobil setiap bulan.

“Korban sudah lama menitipkan mobil di doorsmer dan tidak pernah hilang. Begitu saksi melihat ke 4 karyawan, merusak gembok dan memotong rantai gerbang. Kita langsung membuat laporan ke polisi,” ucapnya.

Sementara Kapolsek Delitua kompol BL Malau ketika dikonfirmasi membenarkan laporan korban.

“FN (20) dan AY (20) sedang kita mintai keterangannya dan belum kita tetap sebagai tersangka. Sedangkan 2 temannya masih kita kejar, karena melarikan diri saat ini”. (TM-08)

159 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment