topmetro.news, Asahan – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin SSos MSi mendorong Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk menambah kuota penerimaan putra-putri Asahan agar dapat mengikuti pendidikan di sekolah kedinasan tersebut.
Hal ini disampaikan Bupati saat mengikuti pengabdian kepada masyarakat fakultas politik pemerintahan IPDN berkolaborasi bersama anggota Komisi II DPR RI dan Pemkab Asahan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Sabtu (8/8).
Bupati bersyukur atas kegiatan ini dan dapat bertemu anggota Komisi II DPR RI dan Wakil Dekan Bidang Administrasi Fakultas Ilmu Politik dan Pemerintahan IPDN. Kehadiran mereka menjadi kesempatan yang baik bagi Pemdan dan masyarakat untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai pendidikan kedinasan, khususnya terkait penerimaan calon praja IPDN.
“IPDN merupakan salah satu sekolah kedinasan yang memiliki peran penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia di bidang pemerintahan. Peserta tidak hanya mendapatkan pendidikan akademik, tetapi juga ditempa untuk memiliki kemampuan dalam tata kelola pemerintahan dan semangat pengabdian kepada masyarakat”, kata Bupati.
Bupati menyampaikan putra-putri daerah perlu diberikan kesempatan yang luas untuk mendapatkan pendidikan di bidang pemerintahan. Lulusan IPDN diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Bupati berharap IPDN dapat menambah kuota penerimaan calon praja dari Asahan.
Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung apresiasi kegiatan ini yang merupakan program yang baik karena dapat membuka ruang komunikasi antara IPDN, pemerintah daerah, legislatif dan masyarakat.
“Mengelola NKRI yang begitu luas bukanlah pekerjaan yang mudah. Dibutuhkan tata kelola pemerintahan yang baik serta sumber daya manusia yang berkualitas untuk memastikan roda pemerintahan dapat berjalan efektif”, kata Doli.
“IPDN dinilai memiliki peran strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang nantinya dapat mengabdi dalam pemerintahan. Di IPDN anak-anak kita ditempa untuk hal tersebut”, kata Doli.
Reporter | Indra

