Bupati Asahan Pantau Langsung Pengelolaan MBG

topmetro.news, Asahan – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin SSos MSi buka rapat evaluasi dan koordinasi pelaksanaan program pengelolaan MBG diaula Melati, Rabu (14/10).

Tampak hadir Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan/Ketua Satgas MBG, Sekda, Asisten, Korwil BGN dan SPPG.

Bupati Asahan menyampaikan MBG merupakan program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan SDM. Program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap pemenuhan gizi anak-anak.

“Dengan asupan makanan bergizi, diharapkan anak-anak tumbuh sehat, memiliki kemampuan belajar yang lebih baik serta berkembang menjadi generasi cerdas dan berkualitas”, kata Bupati.

Bupati mengingatkan kepala SPPG agar melakukan pengawasan secara maksimal terhadap setiap tahapan pengelolaan dan pendistribusian makanan, sehingga kualitas, kebersihan, keamanan serta kelayakan makanan yang diberikan kepada anak-anak tetap terjaga.

“Saya akan memantau langsung pengelolaan MBG, sekaligus membuka ruang diskusi dan koordinasi dengan pihak terkait untuk mengevaluasi berbagai hal yang perlu diperbaiki”, kata Bupati.

Bupati berharap SPPG menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab agar memberikan manfaat nyata bagi anak-anak. Terima kasih kepada SPPG yang telah bekerja maksimal dalam menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak.

Korwil BGN Asahan, Adi Adma Arif SP menyampaikan saat ini ada 81 SPPG di Asahan. MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja.

“Kami berupaya meningkatkan kualitas MBG dan mengingatkan SPPG agar mematuhi SOP dalam pengolahan dan pemberian makanan bergizi”, kata Arif.

Wakil Bupati Asahan/Kasatgas MBG, Rianto SH MAP menyampaikan pengawasan terhadap dapur MBG harus melibatkan Pemda, Satgas MBG, BGN, SPPG serta pihak terkait lainnya.

“Sebagai Satgas MBG, kita memiliki tanggung jawab untuk memastikan makanan yang disajikan kepada anak-anak memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan”, kata Rianto.

“Keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan ketersediaan dapur dan distribusi makanan, tetapi juga komitmen bersama dalam pengawasan, menjaga mutu, keamanan dan keberlanjutan pelayanan”, kata Rianto.

Reporter | Indra

Related posts

Leave a Comment