Poldasu Luncurkan Aplikasi Si Betah. Ini Artinya

Advertisement

TOPMETRO.NEWS – Program Aplikasi Si Betah (Sistem Informasi Bersih, Transparan,
Akuntabel dan Humanis) Polda Sumatera Utara Launcing di Aula Tribrata
Polda Sumut. Program Aplikasi Si Betah Polda Sumut adalah sebuah
program berbasis IT yang terintegrasi dengan 27 Polres jajaran Polda
Sumut.

Demikian di sampaikan Bidang Humas Poldasu, AKBP MP Nainggolan, kemarin di Polda Sumut.

Aplikasi Si Betah ini, kata dia, terhubung dengan instagram, twitter,
penerimaan Polri dan Aplikasi Polisi Kita Polda Sumut yang digagas
oleh Kapolda Sumut.

Manfaat dari penomoran dan verifikasi online dapat
mencegah terjadinya human eror dan mempercepat proses verifikasi
maupun pemberian nomor bagi peserta rekruitmen Polri.

Manfaat menggunakan aplikasi Si Betah untuk mewujudkan pelayanan
publik yang mudah diakses oleh masyarakat dengan berbasis teknologi
informasi sehingga dapat memberikan informasi secara up to date dan
transparan sesuai dengan kebutuhan peserta penerimaan maupun
masyarakat terhadap proses penerimaan Polri.

Bersih, jabarnya, penerimaan yang lebih bersih, karena setiap peserta
dapat membuat pengaduan bila menemukan pelanggaran dalam proses
penerimaan dan setiap pengaduan termonitor oleh pengawas internal dan
eksternal.

Transparan, lanjut perwira itu, dengan menampilkan nilai pada aplikasi Si Betah Polda
Sumut di android dimana setiap peserta seleksi hanya dapat melihat
nilainya masing-masing dengan terlebih dahulu memasukan password untuk
menjaga privasi / kerahasiaan karena kerahasiaan disini tanpa
mengurangi peran pengawasan oleh internal dan eksternal sehingga
pengawas tetap dapat monitor nilai setiap tahapan seleksi.

Akuntabel maksudnya, proses verifikasi rikmin dan penomoran peserta
merupakan proses penginputan data yang akan terpengaruh pada
pelaksanaan seleksi secara keseluruhan sehingga sifatnya Zero
Tolerance terhadap kesalahan maupun human eror, terlebih lagi dalam
proses penerimaan Polri yang dilaksanakan secara serentak dimana animo
peserta diwilayah Polda Sumut setiap tahun jumlahnya rata-rata
mencapai 8.000 orang.

Humanis menurut Nainggolan,proses penerimaan lebih humanis dengan dibukanya
integrasi antara peserta antara panitia penerimaan pengaduan pada
aplikasi.(TM-011)

Advertisement

Related posts

Leave a Comment