Dukung Kesuksesan Pemilu, Bupati Samosir Ingatkan Penyelenggara Pemerintahan dan ASN Netral

topmetro.news – Bupati Samosir Vandiko T Gultom mengingatkan seluruh penyelenggara pemerintahan dan ASN untuk menjaga netralitas pada Pemilu 2024 mendatang. Hal tersebut ia sampaikan saat menyampaikan paparan pada acara Kunjungan Kerja Forkopimda di Aula HKBP Mogang, Kecamatan Palipi, Rabu (12/9/2023).

Kunker Forkopimda diikuti peserta dari 4 kecamatan yaitu, Palipi, Nainggolan, Sitiotio, dan Onan Runggu dengan menghadirkan para kades/lurah, BPD, kasi pemerintahan desa/kelurahan, camat. Turut hadir Asisten I Tunggul Sinaga, SAB Rudi SM Siahaan, HUT Isasar Simbolon, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, Komisioner KPU Monang Sinaga, Sekretaris Bawaslu Rita Bakara dan beberapa pimpinan OPD.

Selain menjaga netralitas, Vandiko mengajak kepala desa/lurah, BPD dan perangkat desa, camat dan seluruh masyarakat Samosir menjaga keamanan dan ketentraman guna menyukseskan Pemilu.

“Mari satu arah menjaga kekondusifan Kabupaten Samosir,” kata Vandiko.

ASN, aparatur desa yang terlibat dalam kepanitiaan, agar bekerja dengan baik, penuh tanggung jawab. Dan jangan sampai terlibat politik praktis. “Jika ada pelanggaran segera dilaporkan, akan kami tindak dan diberi sanksi sesuai dengan Keputusan Komisi ASN,” tegas Bupati.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pemkab telah menghibahkan tanah seluas 2.275 meterpersegi untuk lokasi pembangunan Kantor KPU Samosir. Mengalokasikan anggaran kepada KPU lebih kurang Rp8 miliar dan Rp3 miliar untuk Bawaslu dari P-APBD 2023.

Vandiko Gultom melanjutkan, untuk menyukseskan Pemilu 2024, perlu kunjungan kerja bersama Forkopimda. Antara lain membahas isu strategis, termasuk kesiapan Pemkab Samosir dalam menyukseskan Pemilu, dan lainnya.

Polres, Kejari, dan Kodim

Kapolres Yogie Hardiman mengatakan Polres Samosir siap dalam pengamanan Pemilu maupun Pilkada 2024 dengan kekuatan 231 personil. Memberdayakan 2/3 dari jumlah personil untuk pengamanan di lapangan. Kemudian 1/3 lagi untuk pengaman di mako dan kegiatan masyarakat.

Untuk mengantisipasi ancaman keributan/konflik Polres Samosir telah menyurati Polda Sumut untuk penambahan personil BKO dari Satuan Brimob maupun Sabhara.

Yogie memaparkan, dari 465 TPS yang tersebar dalam sembilan kecamatan, mereka telah memetakan tingkat kerawanan. Yakni, kriteria kurang rawan 405 TPS, rawan 58, sangat rawan 1 TPS. Serta 1 TPS khusus di Rutan Pangururan.

Langkah lain yaitu penggalangan terhadap ketua parpol, lapisan masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dengan kegiatan patroli. Melakukan rapat koordinasi dengan Gakkumdu mengenai modus dan kejahatan Pemilu.

Polres Samosir juga telah melakukan sispam kota setiap Sabtu, sebagai upaya peningkatan kemampuan dan kualitas anggota menjelang Pemilu 2024. “Pada intinya kami sudah siap dalam sisi pengamanan. Dan saya berharap masyarakat ikut serta menyukseskan pemilu,” ucap Yogie Hardiman.

Kajari Samosir Andi Adikawira Putera menyampaikan, Pemilu menggambarkan bahwa kedaulatan ada di tangan rakyat. Untuk kesuksesan Pemilu, Kejari menyiapkan Posko Pemilu yang dapat menjadi sumber informasi terkait data dan tahapan. Kemudian, menyajikan data secara cepat, tepat, akurat, kepada user terkait tahapan Pemilu. Serta, meminimalisir pelanggaran pada setiap tahapan Pemilu.

Dandim 0210 TU melalui Pabung G Sebayang mengatakan, dalam Pemilu dan Pilkada, TNI netral tidak memihak kepada salah satu kontestan. Sikap netralitas, mengamankan, dan tidak berhak mengarahkan keluarga untuk memilih kontestan.

Dalam Pemilu 2024, TNI siap membantu kepolisian dalam pengamanan demi menjaga kekondusifan di kalangan masyarakat.

sumber | RELIS

Related posts

Leave a Comment