Pelaku berinisial DN terrekam CCTV. (FOTO: Suriyanto)
topmetro.news, Medan- Seorang pengusaha ponsel bernama Muhammad Kfadafi Chaniago di Jalan Tuba 2, Kecamatan Medan Denai menjadi korban premanisme oleh seseorang berinisial DN.
Ia menjadi korban penganiayaan oleh pelaku memaksa untuk top Up Dana diduga kuat akan digunakan untuk bermain judi online, lantaran tidak dipenuhi, pelaku yang kesal membawa kayu memukul korban mengenai tangan sebelah kiri korban.
Muhammad Prasetyo Kepala Lingkungan (Kepling) setempat saat dikonfirmasi mengatakan sudah berkordinasi dengan pihak keluarga pelaku untuk melakukan mediasi dan saat ini kasusnya sudah ditangani oleh pihak kepolisian karena korban sudah membuat laporan.
” Pelaku hingga saat ini gak tau dimana, sebagai kepala lingkungan juga sudah turun tangan dan kita tanya juga dengan pihak korban yang saat ini sedang kuliah, intinya kita lagi usahakan untuk mediasi. Dari informasi pelaku minta top Up Dana ya kalau dari vidio yang beredar disertai dengan ancaman lah. Aku sudah duduk dengan keluarga pelaku,” ucap kepala lingkungan sekitar.
Sementara itu, Kapolsek Medan Area, AKP Himawan saat dikonfirmasi, Selasa (15/4) sore mengatakan kejadian itu terjadi, Minggu (13/4) sekira pukul 02:00 WIB.
Korban mengalami penganiayaan mengakibatkan luka memar pada tangan sebelah kiri akibat dipukul pelaku menggunakan kayu dan kursi plastik di Jalan Tuba 2, Kelurahan Tegal Sari Mandala 3, Kecamatan Medan Denai tepatnya toko ponsel milik korban.
” Saat ini korban sudah buat laporan pengaduan ke Polsek Medan Area,” pungkas Kapolsek Medan Area.
reporter | Suriyanto

