TOPMETRO.NEWS – Kasus penipuan makin marak saja. Polisi gadungan berinisial IN pernah beraksi di Medan. IN menipu para orang tua yang ingin anaknya lulus seleksi jadi anggota Polri sebesar Rp2 miliar.
“Ada 6 orang yang memberi uang sesuai permintaan tersangka. Total uang yang diterima tersangka Rp2 miliar. Tapi tak satu pun korban yang lolos seleksi,” kata Kasubag Humas Polres Metro Tangerang, Kompol Triyani, Kamis (24/8/2017).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Arlon Sitinjak menyebut tersangka menjanjikan korban lulus tes Akademi Kepolisian (Akpol). IN mengaku berpangkat komisaris besar saat beraksi.
“Di Medan dan Dairi, dia menipu orang tua anak yang mau masuk polisi, juga mengaku polisi pangkat kombes, dan bisa urus orang masuk Akpol dan brigadir,” kata Arlon.
Pelaku meminta sejumlah uang kepada korban. Uang yang diminta kepada setiap orang mencapai ratusan juta rupiah.
“Untuk Akpol diminta Rp750 juta, brigadir Rp250 juta dan Rp200 juta. Ada 7 orang korban, 1 orang akan masuk Akpol, 6 brigadir,” lanjut Arlon.
Pelaku ditangkap setelah seorang wanita di Tangerang ikut menjadi korban. Kepada wanita itu, pelaku mengaku akan menjadi Kapolres Metro Tangerang. Dia mengiming-imingi korban membelikan mobil dan meminta sejumlah uang.
Setelah korban melapor ke polisi, pelaku akhirnya ditangkap Rabu (23/8). Dia dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan.(tmn)

