Diduga Data Kemensos RI tidak Valid, 38 Penerima BLT Kelurahan Hutatoruan XI Tarutung Taput Dicoret

topmetro.news, Tarutung – Sebanyak 38 kepala keluarga dicoret dari daftar 109 penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kelurahan Hutatorusn XI Kecamatan Tarutung, Tapanuli Utara.

Pencoretan yang juga pembatalan itu, karena yang bersangkutan tidak lagi memenuhi syarat, di antaranya meninggal dunia, ASN, pindah domisili dan kriteria kelayakan.

Togu Hutabarat (Lurah Hutatoruan XI), Senin (25/11/2025), kepada topmetro.news, menerangkan, daftar penerima BLT turun dari Kementerian Sosial pada Bulan Oktober 2025. Kemudian Dinas Sosial Tapanuli Utara menginstruksikan kelurahan untuk melakukan verifikasi.

“Kami yang mengetahui dan mengenal betul warga kami. Setelah penelusuran, hasil verifikasi, 38 dari 109 calon penerima dicoret. Daftar itu kami kembalikan ke pusat,” sebut lurah.

Miris

Togu Hutabarat juga mengaku, perasaannya sangat miris karena ada warganya yang lumpuh tidak menerima bantuan itu.

“Saya sangat kecewa karena yang seyogianya penerima prioritas adalah mereka yang benar-benar terpuruk dan sangat membutuhkan. Ada warga saya yang sudah lumpuh dan terbaring sepanjang hari menumpang di rumah keluarganya. Ternyata dia tidak dapat bantuan,” sebut lurah dengan wajah memelas.

Tidak Akurat

Berdasarkan daftar penerima yang mereka terima baru baru ini, Togu Hutabarat menenggarai, data Departemen Sosial RI tidak lagi akurat.

“Tegas saya katakan, lurah dan kepala desalah yang tahu dan mengenal warganya. Karena kami setiap hari berada di tengah masyarakat. Seyogyanya data kamilah (lurah dan kepala desa) yang dipakai dalam penyusunan daftar penerima bantuan sosial. Agar tepat sasaran, jangan lagi menggunakan data lama. Karena data lama tersebut tidak lagi akurat,” sebutnya.

reporter | Jansen Simanjuntak

Related posts

Leave a Comment