topmetro.news, Asahan– Gubsu, Bobby Afif Nasution menetapkan status tanggap darurat bencana banjir, tanah longsor dan gempa bumi mulai 27 November hingga 10 Desember 2025.
Penetapan ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap tingginya curah hujan yang mengakibatkan banjir serta longsor dibeberapa kab/kota.
Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin SSos MSi dan Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP, Senin (1/12) mengambil langkah peningkatan kesiapsiagaan di seluruh perangkat daerah dan memperkuat koordinasi dengan BPBD, Dinsos, Dinkes, Kecamatan, Puskesmas dan TNI/Polri.
“Kita maksimalkan pemantauan lapangan dan menempatkan sumber daya pada titik kritis untuk mengantisipasi potensi banjir susulan, pergeseran tanah dan dampak gempa bumi. Seluruh aparatur diinstruksikan bersiaga penuh untuk mendukung evakuasi warga, pemulihan akses serta distribusi bantuan darurat apabila diperlukan”, kata Bupati.
Bupati mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, memantau informasi pemerintah dan melapor apabila menemukan situasi darurat. Sinergi dan kewaspadaan bersama diharapkan dapat meminimalkan risiko serta menjaga keselamatan masyarakat selama tanggap darurat.
Reporter | Indra

