Ketua DPRD Akan Lakukan RDP Terkait Desakan Copot Sekda Asahan

topmetro.news, Asahan – Puluhan massa dari Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Reformasi (Gemppar) Asahan, kembali menggeruduk Kantor DPRD Asahan, Selasa (27/1).

Kedatangan puluhan massa dengan mengendarai sepeda motor, becak sembari membawa spanduk bertuliskan “mosi tidak percaya dengan kinerja Sekda Asahan dan mendesak Sekda segera dicopot dari jabatannya”.

“Kami tidak percaya dengan kinerja Sekda Asahan, Zainal Arifin Sinaga. Dia merupakan PNS tertinggi yang memiliki jabatan ganda. Gimana dia bekerja maksimal, sedangkan jabatannya banyak”, tegas Ketua Gemppar Asahan, Raihan Panjaitan dalam orasinya.

“Sekda Asahan diduga memiliki rangkap jabatan yaitu Dewan Pengawas PDAM Tirta Silau Piasa, Ketua LPTQ Asahan, Ketua BKM Mesjid Agung. Sekda diduga kuat sebagai pengendali proyek proyek di sejumlah Dinas Dinas. Banyak jabatannya, gimana dia bekerja maksimal sebagai Sekda”, kata Raihan.

Ketua DPRD Asahan, Efi Irwansyah Pane yang menerima massa berjanji dalam waktu dekat ini akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mengundang Sekda dan Gemppar.

Selanjutnya massa bergerak ke Kantor Bupati. Massa meminta agar Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin SSos MSi segera mencopot jabatan Sekda.

“Kami harap Bupati Asahan segera mencopot jabatan Sekda. Karena selain menjadi Dewan Pengawas PDAM TSP Asahan, Sekda juga diduga tukang bagi bagi proyek”, teriak kordinator aksi, Arman Maulana Siregar.

Sempat terjadi aksi saling dorong antara Sat Pol PP dengan massa karena tidak ada yang menerima. Massa melakukan aksi sweping dan akhirnya Kaban Kesbang Asahan, Nizar Simatupang muncul dan mengatakan akan menyampaikan aspirasi pendemo pada Bupati Asahan.

“Bupati, Wakil Bupati dan Sekda tidak ada dikantor. Makanya saya yang menerima. Semua aspirasi yang adik adik katakan ini, akan saya sampaikan ke pimpinan. Kamis depan akan kami jadwalkan untuk bertemu dengan Sekda dengan adik adik”, kata Nizar.

Selanjutnya massa bergerak ke Kantor Kejaksaan Asahan. “Kejaksaan diharapkan meminta dan mengumumkan hasil Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Sekda Asahan. Kami duga harta kekayaan Sekda berasal dari jual beli paket proyek selama menjadi Sekda dan Kepala Bappeda selama 9 tahun lebih”, kata Arman.

Kasi Intel Kejari Asahan, Heriyanto Manurung SH menegaskan silahkan adik adik melaporkan Sekda. Tapi berikan kami data data yang otentik, agar kami bisa memanggil dan memeriksa Sekda.

Reporter | Indra

Related posts

Leave a Comment