Heboh, Penampakan Mobil Listrik Hibah Bank BUMN Diduga Digelapkan Direktur Polmed

topmetro.news, Medan – Dunia pendidikan di Kota Medan heboh. Pasalnya, para awak media berhasil mendapatkan dokumentasi mobil listrik merek Hyundai yang diduga digelapkan Direktur Politeknik Negeri Medan (Polmed) Idham Kamil.

Mobil listrik Hyundai tipe Ioniq 5 hibah dari salah satu bank BUMN itu terlihat terparkir di garasi rumah Direktur Polmed Idham Kamil.

Hibah mobil listrik ini diketahui peruntukannya untuk operasional. Namun kuat dugaan dikuasai secara pribadi oleh Idham Kamil. Hal ini juga dibuktikan dengan nomor polisi (nopol) pada mobil yang kerap berganti.

Idham Kamil diduga kerap memakai Nopol BK 555 I dan BK 805 DAR pada kendaraan tersebut. Parahnya lagi, begitu kendaraan ini diserahkan, Direktur Polmed langsung memboyong mobil ke rumahnya, tanpa diketahui pihak aset.

“Bapak itu diduga menyembunyikan kendaraan operasional Polmed yang merupakan hibah dari Bank. Bahkan plat juga suka-sukanya dia pakai, tanpa adanya pengurusan ke pihak polisi lalu lintas,” kata sumber yang tidak ingin namanya ditulis, Selasa (3/3/2026).

Diketahui hibah mobil listrik ini diserahkan pada tahun 2025 lalu. Sampai dengan saat ini, mobil listrik tersebut tidak pernah terlihat di parkiran Polmed. Muncul kecurigaan, bahwa Idham Kamil diduga sengaja ingin melenyapkan kendaraan ini untuk dimiliki secara pribadi.

Ditambah lagi, kendaraan tersebut belum dicatat di dalam aset Politeknik Negeri Medan, pascaserah terima dilakukan.

“Mobil ini dihibahkan pada 2025 lalu, sejak saat itu juga mobil ini tidak pernah dibawa ke Polmed. Direktur itu diduga sengaja menyimpan mobil di rumahnya, apalagi belum dicatat sebagai aset Polmed,” kata dia.

Sumber mengatakan, tempat pengisian bahan bakar listrik pada mobil tersebut juga dibawa pulang oleh Idham Kamil. Dirinya menduga, bahwa kendaraan ini diduga dipakai secara bebas oleh anggota keluarga Idham Kamil.

“Kami curiga, apa mungkin bapak ini gak sanggup beli mobil itu ya, makanya disimpannya di rumah dia,” jelasnya.

Dilansir dari berbagai sumber, harga mobil Hyundai Ioniq 5 ditaksir mulai Rp800 juta hingga Rp900 juta lebih, tergantung dengan tipe pada kendaraan tersebut.

Sejumlah mahasiswa di Polmed juga mempertanyakan keberadaan mobil hibah yang sampai sekarang tidak pernah terlihat di parkiran. “Mahasiswa Polmed juga bertanya, mobil hibah tersebut sampai sekarang kemana. Karena penyerahannya dilaksanakan di pelataran Polmed,” ungkapnya.

Tindakan Direktur Polmed Idham Kamil ini diduga melanggar Pasal 374 KUHP. Pasal tersebut berbunyi, di mana penggelapan yang dilakukan oleh seseorang yang karena jabatan atau pekerjaannya menerima barang untuk disimpan atau dikelola, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

Kini, mobil Listrik tersebut terparkirkan di teras rumah Direktur Polmed Idham Kamil dan diduga digunakan oleh keluarga.

Terkait dugaan penggelapan ini, para wartawan pun berusaha mengkonfirmasi kepada Direktur Polmed Idham Kamil lewat pesan WhatsApp, Senin (2/3/2026). Namun direktur tidak memberi jawaban.

penulis | Erris JN

Related posts

Leave a Comment