Duh..!!! Di Siantar, Retribusi Parkir ‘Bocor’, Tiap Tahun Rugi Terus?

TOPMETRO.NEWS – Retribusi parkir yang dipercaya bisa meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kota Siantar ternyata cuma pepesan kosong.

Pasalnya, tiap tahun angka pendapatan PAD dari retribusi parkir Kota Siantar itu ‘bocor’ dan terus menerus setiap tahunnya merugi.

Tahun 2025 misalnya, sektor perparkiran di Siantar menunggak Rp2,1 miliar. Setahun sebelumnya, kondisinya pun sama yakni menunggak Rp1,2 miliar.

Ikhwal tunggakan retribusi parkir ini mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Kota Pematangsiantar dan Dinas Perhubungan setempat.

Dalam rapat itu terungkap tunggakan parkir tahun 2025 silam cukup fantastis yakni mencapai Rp2,1 miliar.

Sedang tahun 2024 tercatat ‘bocor’ Rp1,2 miliar.

Tak pelak lagi, sejumlah anggota DPRD seperti Rini Silalahi dan Alex Hendrik Damanik curiga pun mempertanyakan siapa pengawas yang bertanggungjawab atas pengelolaan parkir hingga terjadi tunggakannya cukup fantastis itu.

Sialnya pihak Dishub enggan mengungkapkan identitas sang penanggungjawab.

Daniel Siregar, Kepala Dinas Perhubungan seperti yang terungkap dalam postingan anonim @Siantar Punya Cerita di Facebook yang terlihat TOPMETRO.NEWS pada Rabu 4 Maret 2026 mengaku pengawas dimaksud telah diberhentikan dari jabatannya.

Hingga rapat Komisi III berakhir, seperti dalam postingan itu identitas sang pengawas tetap tak terungkap.

Tak terungkapnya identitas penanggungjawab retribusi parkir di Siantar ini, banyak pihak kian curiga terhadap kebocoran PAD kota itu hingga berharap aparat penegak hukum seperti Kejaksaan menelusuri persoalan ini. Duh!***

reporter | dpsilalahi
sumber | Facebook @Siantar Punya Cerita

Related posts

Leave a Comment