Direktur Distribusi PLN Pastikan Kelistrikan Sumut Andal di Penghujung Siaga Ramadan dan Idulfitri 1447 H

topmetro.news, Medan – Memasuki penghujung masa ‘Siaga Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah’, PT PLN memastikan kondisi sistem kelistrikan di Provinsi Sumatera Utara tetap dalam keadaan aman dan andal guna mendukung aktivitas masyarakat, mulai dari pelaksanaan ibadah hingga momentum libur panjang Lebaran.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Direktur Distribusi PT PLN (Persero) Arsyadany G Akmalaputri, didampingi EVP Operasi Distribusi Sumatera dan Kalimantan Saleh Siswanto, serta GM PLN UID Sumut Mundhakir, melakukan peninjauan langsung ke Control Room UP2D Sumatera Utara, Sabtu (28/3/2026). Kunjungan ini dilakukan usai rangkaian kegiatan peresmian listrik desa di Kabupaten Nias Utara.

Dalam peninjauan tersebut, Direktur Distribusi memastikan kondisi sistem kelistrikan dalam status normal dan terkendali, dengan dukungan kecukupan daya yang memadai serta sistem kendali yang responsif.

Berdasarkan data sistem interkoneksi Sumatera, tercatat:
– Daya mampu sebesar 2.642 MW
– Beban puncak mencapai 2.372 MW
– Cadangan daya (reserve margin) sebesar 270 MW.

Kondisi ini menunjukkan bahwa sistem kelistrikan Sumatera Utara berada dalam posisi surplus dan aman, dengan cadangan daya yang cukup untuk mengantisipasi potensi kenaikan beban maupun gangguan tidak terduga selama periode Idulfitri.

“Kami memastikan bahwa daya mampu sistem kelistrikan di Sumatera Utara dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan beban selama periode Idulfitri. Selain itu, sistem komunikasi antara dispatcher dengan unit-unit di lapangan juga berjalan optimal, sehingga apabila terjadi potensi gangguan dapat segera direspons secara cepat, baik melalui sistem remote maupun penanganan langsung di lapangan,” ujar Arsyadany.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan sistem digital melalui Distribution Control Center (DCC) memungkinkan pemantauan jaringan secara real-time, sehingga meningkatkan kecepatan respon serta keandalan sistem distribusi listrik secara keseluruhan.

Sementara itu, pada sistem kelistrikan terpisah seperti di wilayah kepulauan, PLN juga memastikan keandalan tetap terjaga. Untuk Sistem Nias, tercatat:
– Daya mampu sebesar 71,20 MW
– Beban puncak sebesar 45 MW
– Cadangan daya sebesar 26,20 MW.

Hal ini menunjukkan kondisi sistem kelistrikan di wilayah kepulauan juga dalam status aman, dengan cadangan daya yang cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran.

GM PLN UID Sumut Mundhakir, menegaskan bahwa seluruh infrastruktur jaringan distribusi telah dipastikan dalam kondisi optimal melalui kesiapsiagaan personel dan penguatan sistem operasional.

“Keandalan pasokan listrik ini merupakan hasil dari kesiapsiagaan seluruh personel PLN yang siaga penuh selama Ramadan hingga Idulfitri. Kami memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan menikmati libur Lebaran dengan nyaman tanpa gangguan kelistrikan,” ujar Mundhakir.

Lebih lanjut, ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital PLN dalam memperoleh layanan kelistrikan secara mudah dan cepat.

“Kami mengimbau pelanggan untuk segera melaporkan apabila terjadi gangguan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123. PLN terus berkomitmen menghadirkan layanan yang cepat, responsif, dan berbasis digital demi meningkatkan pengalaman pelanggan,” tambahnya.

Keberhasilan PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan ini menjadi bagian dari peran strategis perusahaan sebagai tulang punggung pembangunan nasional, sekaligus mendukung agenda transisi energi menuju sistem kelistrikan yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan.

sumber | RELIS

Related posts

Leave a Comment