topmetro.news, Humbahas – Bupati Humbang Hasundutan Dr Oloan Paniaran Nababan diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan Perekonomian dan Pembangunan Parman Lumbangaol ST MAP resmi membuka kegiatan Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026, di Aula Hutamas, Perkantoran Tano Tubu Doloksanggul, Jumat (10/4/2026).
Turut hadir, Dandim 0210/TU diwakili Pabung 0210/TU, Kajari diwakili Kasubsi Intel Daniel, Kapolres diwakili Kabag Logistik AKP A Sitorus, Staf Ahli Bupati Eliapzan Sihotang, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sabar Purba, Asisten Ekbang Martogi Purba, Kadis Kominfo Adrianus Mahulae, mewakili Kacabdis Wilayah IX Provsu Purna Paskibraka, dan guru pendamping.
Dalam sambutan yang dibacakan Parman Lumbangaol, Bupati menyampaikan bahwa pelaksanaan rekrutmen Paskibraka merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Program ini tidak hanya sekadar mempersiapkan petugas upacara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila, disiplin, dan bertanggung jawab.
Lebih lanjut disampaikan, pembentukan Paskibraka bertujuan menanamkan nilai persatuan, patriotisme, cinta tanah air, serta membentuk jiwa kepemimpinan generasi muda. Oleh karena itu, seluruh panitia diharapkan dapat melaksanakan proses seleksi secara transparan, akuntabel, bersih, dan adil.
Sementara itu, dalam laporan panitia yang disampaikan oleh Kepala Badan Kesbangpol Humbahas Dian AH Pinem SSos MAP dijelaskan, bahwa seleksi ini bertujuan menjaring putra-putri terbaik daerah yang memiliki fisik prima, mental kuat, serta kedisiplinan tinggi untuk bertugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
Jumlah peserta yang mengikuti seleksi administrasi sebanyak 218 orang dan yang dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya sebanyak 158 orang, terdiri dari 75 laki-laki dan 83 perempuan yang berasal dari berbagai SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah se-Kabupaten Humbang Hasundutan.
Ada pun rangkaian seleksi meliputi seleksi Pancasila dan wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum, kesehatan, parade, peraturan baris-berbaris (PBB), kesamaptaan, serta seleksi kepribadian yang dilaksanakan pada beberapa lokasi yang telah ditentukan.
reporter | SM Pakpahan

