Jadwal Seleksi Komisi Informasi Sumut 2026–2030 Disesuaikan, Timsel Pastikan Proses Transparan dan Optimal

topmetro.news, Medan – Ketua Tim Seleksi (Timsel)h Calon Anggota Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara, Dr.Hatta Ridho, resmi mengumumkan penyesuaian tahapan seleksi calon komisioner untuk masa jabatan 2026–2030. Penyesuaian ini dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian proses seleksi dapat berjalan dengan baik tanpa terganggu oleh jadwal hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2026.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang berlangsung di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro, pada Selasa (21/4). Dalam kesempatan itu, Hatta menjelaskan bahwa perubahan jadwal merupakan tindak lanjut dari pengumuman sebelumnya bernomor 001/TIMSEL-KI-PROVSU/IV/2026 tertanggal 2 April 2026 terkait pembukaan pendaftaran seleksi calon anggota Komisi Informasi Sumut.

“Penyesuaian ini dilakukan agar seluruh tahapan seleksi berjalan optimal tanpa terganggu jadwal libur nasional dan cuti bersama,” ujar Hatta Ridho kepada wartawan.

Ia merinci, tahapan seleksi yang telah disesuaikan akan dimulai dengan pengumuman hasil seleksi administrasi yang dijadwalkan pada 30 April serta dilanjutkan pada 4–5 Mei 2026. Tahap ini menjadi pintu awal bagi para peserta untuk melangkah ke proses berikutnya setelah dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi.

Selanjutnya, para peserta yang lolos akan mengikuti Tes Potensi yang dijadwalkan pada 6 Mei 2026. Hasil dari tes tersebut akan diumumkan pada 11 Mei 2026. Menurut Hatta, tes ini dirancang untuk mengukur kapasitas dasar, kemampuan analitis, serta pemahaman peserta terhadap tugas dan fungsi Komisi Informasi.

Tidak hanya itu, Timsel juga membuka ruang partisipasi publik dalam proses seleksi ini. Masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan dan saran terhadap para peserta yang lolos tahap sebelumnya. Tahapan ini akan berlangsung cukup panjang, yakni mulai 12 Mei hingga 5 Juni 2026.

“Partisipasi masyarakat sangat penting sebagai bentuk pengawasan publik. Kami ingin memastikan bahwa calon komisioner yang terpilih benar-benar memiliki integritas, rekam jejak yang baik, dan komitmen terhadap keterbukaan informasi,” jelasnya.

Memasuki tahapan lanjutan, peserta akan mengikuti psikotes dan dinamika kelompok yang dijadwalkan pada 8–9 Juni 2026. Tahapan ini bertujuan untuk mengukur aspek kepribadian, kemampuan kerja sama, serta kesiapan peserta dalam menghadapi dinamika kerja sebagai komisioner.

Setelah itu, peserta akan menjalani tahapan wawancara yang dilakukan langsung oleh tim seleksi pada 17–18 Juni 2026. Wawancara ini menjadi salah satu tahap krusial karena akan menggali lebih dalam visi, misi, serta pemahaman peserta terhadap keterbukaan informasi publik. Hasil dari tahapan wawancara dijadwalkan akan diumumkan pada 22 Juni 2026.

Peserta yang berhasil melewati seluruh tahapan tersebut akan masuk ke tahap akhir, yaitu pembuatan makalah yang dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 29 Juni 2026. Tahap ini diharapkan mampu menunjukkan kemampuan konseptual dan gagasan strategis peserta dalam memperkuat peran Komisi Informasi di Sumatera Utara.

Hatta juga menambahkan bahwa lokasi pelaksanaan seluruh tahapan seleksi akan diumumkan kemudian oleh panitia. Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh peserta untuk terus memantau informasi resmi agar tidak tertinggal setiap perkembangan.

“Seluruh peserta diharapkan terus memantau informasi resmi dari panitia seleksi agar tidak tertinggal setiap tahapan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hatta menegaskan komitmen Tim Seleksi untuk menjalankan proses seleksi secara transparan, objektif, dan akuntabel. Hal ini penting guna menghasilkan komisioner Komisi Informasi yang profesional, berintegritas, serta mampu menjalankan tugasnya dalam menjamin keterbukaan informasi publik di Sumatera Utara.

Menurutnya, Komisi Informasi memiliki peran strategis dalam memastikan hak masyarakat untuk memperoleh informasi dapat terpenuhi secara maksimal. Oleh karena itu, proses seleksi harus benar-benar menghasilkan figur yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki komitmen kuat terhadap prinsip keterbukaan.

Konferensi pers tersebut turut dihadiri oleh sejumlah anggota Tim Seleksi Calon Anggota Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara yang mendukung penuh pelaksanaan proses seleksi secara terbuka dan partisipatif.

Penulis I Erris

Related posts

Leave a Comment