Bobby Nasution Ajak Gereja Perangi Narkoba, Pemprov Sumut Siapkan Renovasi Pagar GPIB Immanuel Medan

topmetro.news, Medan – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak gereja mengambil peran aktif dalam memerangi penyalahgunaan narkoba dengan memperkuat iman dan moral jemaat. Menurutnya, persoalan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) dan GPIB Jemaat Immanuel Medan di Gedung Alfa Omega GPIB Jemaat Immanuel, Jalan Diponegoro, Medan, Sabtu (31/10/2026).

Bobby mengatakan, selama 78 tahun perjalanan GPIB telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat, khususnya dalam pelayanan keagamaan dan sosial. Bahkan, keberadaan GPIB Immanuel Medan menjadi bagian dari sejarah perkembangan Kota Medan dan Provinsi Sumatera Utara.

Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi membawa tantangan tersendiri bagi kehidupan masyarakat. Berbagai pengaruh negatif semakin mudah masuk sehingga penguatan iman, moral, dan pembinaan generasi muda menjadi hal penting.

“Di sinilah peran gereja sangat dibutuhkan untuk terus memperkuat iman dan moral jemaat, termasuk dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ujar Bobby.

Secara khusus, Bobby menyoroti persoalan penyalahgunaan narkoba di Sumatera Utara. Ia mengajak GPIB bersama tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat untuk terlibat dalam pencegahan serta pemberantasan narkoba, terutama dalam melindungi generasi muda.

“Persoalan narkoba tidak bisa diselesaikan hanya oleh aparat. Kita perlu membentengi masyarakat dengan penguatan iman, moral, serta mengajak seluruh elemen untuk ikut turun langsung membantu menyelesaikan persoalan ini,” tegasnya.

Selain mengajak gereja berperan dalam persoalan sosial, Bobby juga mengapresiasi hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan GPIB. Ia berharap kolaborasi tersebut semakin kuat dalam menjaga kerukunan, mempererat persaudaraan, serta merawat keberagaman di tengah masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bobby menyampaikan komitmen Pemprov Sumut untuk segera merenovasi pagar gereja agar terlihat lebih seragam. Komitmen tersebut disampaikan setelah dirinya berdiskusi dengan Penasihat GPIB, David Luther.

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GPIB Immanuel Medan, Pdt. Salmon Leatemia, menyampaikan bahwa perjalanan 78 tahun GPIB merupakan bukti panjangnya pengabdian gereja dalam melayani umat dan masyarakat.

Ia menjelaskan, sejarah GPIB tidak terlepas dari keberadaan Indische Kerk yang dahulu melayani prajurit Belanda. Seiring perkembangan waktu, nama tersebut berubah menjadi Gereja Protestan di Indonesia (GPI), yang kemudian menjadi bagian dari perjalanan sejarah GPIB.

Saat ini, terdapat 14 jemaat GPIB di Sumatera Utara yang aktif menjalankan pelayanan keagamaan dan sosial. Salmon menegaskan, gereja siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga keberagaman, memperkuat persaudaraan, dan mendukung kesejahteraan masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

Perayaan HUT ke-78 GPIB juga dimeriahkan dengan Dinding Harapan (Wall of Hope) yang berisi berbagai ucapan dan harapan bagi perjalanan GPIB ke depan. Bobby Nasution turut membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap pengabdian gereja. Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat dan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur atas perjalanan pelayanan GPIB selama 78 tahun.

Penulis: Erris

 

Related posts

Leave a Comment