TOPMETRO.NEWS – Sesama pengungsi warga Miyanmar bertengkar, akibatnya seorang ayah dan anak ditikam hingga nyaris tewas. Ayahnya Moh Elyas (44) menetap di Kamar No. f.006, Hotel Pelangi di Jalan Jamin Ginting Kelurahan Simpang Selayang Kecamatan Medan Tuntungan.
Moh Elyas menderita luka tusuk pada perut dan paha kirinya. Sedangkan anaknya Zakarea (17) tinggal satu hotel terpisah di Kamar No. f.005. Ditikam pada dibagian dada sebelah kanan. Akibat luka, keduanya tak sadarkan diri lalu dibawa ke RS Mitra Sejati Medan guna mendapatkan perawatan medis.
Ayah dan anak ini ditusuk menggunakan pisau oleh pemuda Miyanmar sesama pengungsu bernama Abdul Nabi (25), menginap di Hotel yang sama, di Kamar No. f.0002 hotel pada, Sabtu (18/3) sekira pukul 02.25 wib.
Informasi didapat, sekira 2 pekan lalu, entah ada masalah apa, pelaku ribut sama isterinya Farben Akter. Pertengkaran pelaku melibatkan Martua dan kakak iparnya. Karena itu pelaku kesal, karena dia merasa urusan rumah tangganya terlalu dicampuri oleh keluarga isterinya.
Entah masalah apa lagi, Sabtu (18/3) sekira pukul 02.00 wib, pelaku dan isterinya bertengkar kembali. Pertengkaran kali ini, cukup hebat karena terjadi kontak fisik, pelaku mencekik leher dan menunjang tubuh istrinya. Kedua korban tinggal bertetangga dengan pelaku, saat melihat pelaku mencekek isterinya datang dan langsung melerai pertengkaran itu.
Setelah itu dilerai, korban berusaha memberikan arahan dan nasehat kepada pelaku. Ternyata, arahan dan nasehat korban membuat pelaku semakin marah, tak pelak, pelaku langsung mengambil pisau, tanpa basa-basi menikamkan ke tubuh kedua korban sekaligus. Moh Elyas ditikan pada bagian perut dan paha kirinya. Sedangkan Zakarea ditikam di bagian dada kanan. Karena luka tikaman itu, kedua korban rubuh bersimbah darah. Setelah melihat kedua korban jatuh dan tak berdaya, pelaku meninggalkan korban dan melarikan diri dengan melompati tembok hotel.
Untungnya, kedua korban bisa diselamatkan saat seorang Romboi Hotel melihat kedua korban terkapar bercucuran darah di lantai kamar pelaku. Selanjutnya ayah dan anak itu dibawa ke RS Mitra Sejati Medan guna mendapatkan perawatan medis secara intensif.
Merasa tidak terima, keluarga korban.membuat pengaduan ke Polsek Delitua, siang pukul 14.00 wib.
Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna saat dikonfirmasi kru koran ini belum bersedia memberikan keterangan.(TM/08)

