You are here
Wali Kota Pematangsiantar Presiden PB GAMI Hingga 2022 Kota Medan 

Wali Kota Pematangsiantar Presiden PB GAMI Hingga 2022

topmetro.news – Pengurus Besar Gerakan Angkatan Muda Melayu Indonesia (PB GAMI) masa Khidmat Tahun 2017-2022, dikukuhkan di Hotel JW Marriot, pada Minggu (15/10/2018) kemarin malam.

Ketua Panitia pengukuhan PB GAMI, Ari Ismail mengatakan pengukuhan tersebut dilakukan berdasarkan hasil musyawarah besar GAMI ke 4 pada 1 Oktober 2017 di Hotel Anayah Medan.

Ketua Panitia

“Dalam musyawarah tersebut Presiden PB Gami adalah H Hefriansyah, SE, MM,” kata Lurah Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan itu.

Ari Ismail meminta agar Gubernur Sumut, Dewan Kehormatan PB GAMI dan Dewan Pembina mengukuhkan PB GAMI yang telah terbentuk.

“Kami mohon agar Gubsu, Dewan Kehormatan PB GAMI dan Dewan Pembina ayahanda HM Ali Umri untuk mengukuhkan dan memberikan titah sambutan dan arahan kepada kami,” kata Ari Ismail.

Sementara itu, Presiden PB GAMI, H Herfriansyah mengatakan organisasinya siap berperan dan berkontribusi membangun bangsa.

“Cukuplah kita bertopang dagu, bangkitlah saudara saudara, jangan terlalu bereuforia dengan keemasan di masa lalu,” katanya kepada para pengurus.

Presiden PB GAMI mengajak pemuda Melayu untuk meningkatkan kapastias diri dan produktivitas, sehingga bisa menjadi pionir dalam kebangkitan generasi muda Melayu.

“Kita hapus segala stereotip buruk tentang Melayu. Sesuai nilai luhur budaya Melayu yang Islami,” tuturnya.

Gubsu

Gubernur Sumut, Edy Ramayadi dalam sambutannya mengatakan, posisi Sultan sangat penting bagi kesatuan masyarakat Melayu. Karena itu, Ia berharap, semua Sultan Melayu untuk menggagas suatu konsep, bagaimana agar masyarakat Melayu ke depan tetap bersatu dan tidak tercerai berai.

“Tidak ada yang mau menjaga kesatuan orang Melayu, kalau bukan orang Melayu sendiri,” kata Edy.

Edy juga mengimbau masyarakat Melayu untuk tetap menjaga budayanya dan membesarkannya, agar terus terpelihara.

“Tidak mungkin kalau bukan puak Melayu sendiri yang membesarkanya, ada suku lain yang mau membesarkannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Dewan Penasehat PB GAMI sekaligus Anggota DPR RI Muhammad Ali Umri mengatakan PB Gami tidak hanya untuk Sumut, namun bisa didirikan di seluruh Indonesia.

“Bisa didirikan dimana saja, yang banyak masyarakat Melayunya, Kalimantan misalnya bahkan Jakarta,” ujarnya.

Ali Umri mengharapkan, pengurus PB GAMI tidak hilang setelah dilantik. Banyak organisasi yang pengurusnya kompak pada saat dilantik, namun kemudian menghilang dan tidak peduli pada organisasinya. Untuk itu, Ali Umri mengimbau para pengurus yang baru dilantik agar selalu kompak.

Selain itu, pengurus PB GAMI juga diharapkan bisa menyatukan semua komponen masyarakat, termasuk semua etnis yang ada di NKRI. Serta bisa membantu program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

“Semua etnis yang ada di NKRI kita ajak untuk bergabung dan menjaga kedamaian di NKRI,” katanya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumut Brigjen Pol Agus Andrianto, Walikota Medan Dzulmi Eldin, Sultan Langkat Azwar Abdul Djalil Rahmatshah, sejumlah pemangku adat Melayu Sumut, jajaran pemko Pematangsiantar dan lainnya.(TM/14)

82 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment